Aksi jual dilakukan oleh para investor seiring dengan kian memburuknya krisis utang Eropa akibat dari simpang siurnya penyelesaian krisis. Investor terus mencermati pergerakan yield surat utang Italia dan Spanyol yang terus meningkat. Bursa Wall Street akhirnya bertumbangan dengan indeks S&P 500 ditutup pada level 1.216,1 (-1,7%),menembus level psikologisnya di 1.225. Saham-saham sektor energi dan material merupakan kontributor koreksi yang terjadi berbarengan dengan anjloknya harga minyak dunia (-3,7%). Pun demikian dengan bursa Eropa kembali ditutup melemah signifikan rata-rata sebesar 1%-1,7% yang dipimpin oleh koreksi saham sektor perbankan (-2,2%).
Bursa regional pagi ini terpantu dibuka melemah rata-rata diatas 1% terseret arus ancaman memburuknya krisis utang Eropa. Indeks KLSE β0,1%; Nikkei -1,2%; STI -1% dan KOSPI -1,7%. Setali tiga uang, IHSG hari ini diperkirakan mengalami koreksi lanjutan mengekor sentimen global dengan kisaran trading berada pada level 3.746-3.855. Saham-saham berfundamental solid layak untuk dicermati, antara lain: Grup Astra (ASII dan UNTR), ADRO, ITMG, PTBA, JSMR, SMGR, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)











































