Wall Street ditutup pada zona merah. Dow Jones turun -0,46% ke level 11,493.72, Nasdaq -0,07% ke level 2,521.28 dan S&P -0,41% ke level 1,188.04. Pada perdagangan kemarin, Wall Street sempat masuk ke jalur hijau. Namun buruknya data ekonomi menyeret indeks turun kembali. Saham Wall Street berjatuhan lantaran Departemen Perdagangan AS merilis bahwa pertumbuhan PDB pada Juli hingga September secara tahunan hanya naik 2%. Padahal pemerintah memproyeksikan pertumbuhan tersebut minimal mencapai 2.5%. Melemahnya indeks juga dipicu tidak adanya intervensi stimulus fiskal dari The Fed. Sementara terpilihanya Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, yang baru tidak otomatis meredakan kecemasan investor akan masa depan Spanyol. Usai terpilih, Rajoy berjanji akan mengetatkan anggaran demi penghematan. Namun, pasar menilai Rajoy akan kesulitan melaksanakan janjinya. Apalagi, selasa kemarin, Pemerintah Spanyol kembali menerbitkan obligasi senilai EUR 3.16 miliar dengan yield 5%. Pada perdagangan kemarin, Madrid Stock Exchange (MADX) ditutup melemah -1.48%, FTSE ditutup melemah -0.30%, DAX ditutup melemah -1.22%.
IHSG coba melewati MA 200 (Range : 3,670 β 3,790). Setelah beberapa hari mengalami pelemahan akhirnya IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 3,735 atau kembali menguji MA 200, indeks dimungkinkan untuk menuju level 3,815 jika mampu melewati MA 200 yaitu di 3,750 namun jika indeks gagal melewatinya dimungkinkan untuk bergerak melemah menuju support level di 3,620. Stochastic tampak menunjukkan indikasi golden cross. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dan mencoba melewati MA 200.
(ang/ang)











































