OSK Nusadana: IHSG Cenderung Tertekan

OSK Nusadana: IHSG Cenderung Tertekan

- detikFinance
Kamis, 15 Des 2011 09:40 WIB
Jakarta - IHSG bergerak turun pada perdagangan kemarin, dan ditutup turun 11 points dan tutup di level 3,751.6 (-0.32%). Beberapa saham yang menjadi pemberat market adalah saham-saham seperti ASII, AMRT, BMRI, ITMG dan TLKM. Sementara saham-saham yang masih menjadi pendorong IHSG adalah saham-saham semen yang mendapatkan sentimen positif dari UU Pembebasan Lahan seperti SMGR, UNVR, BUMI, INTP dan BMRI.

Asing tercatat masih melakukan aksi jual dalam jumlah lebih kecil dibandingkan beberapa hari sebelum nya, dengan total net sell sebesar Rp 89 Miliar, dengan saham yang paling banyak dijual adalah BBNI, TLKM, INDF, ADRO, dan GGRM. Value dan Volume perdagangan pun relatif mengecil dengan value perdagangan Rp 3.9 Triliun dan Volume hampir 4.9 juta lot.

Semalam, bursa regional melemah dengan Dow -1.10%, FTSE -2.25%, dan DAX -1.72%. Menyusul kekhawatiran dari krisis di zona Eropa setelah beberapa peringkat rating seperti S&P berencana untuk menurunkan “EU Sovereign Credit”. Selain itu, market juga akan merespon terhadap turun nya harga komoditas, Oil WTI melemah ke USD 94.95/brl (-5.19%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG gagal bertahan dan bergerak positif pada perdagangan kemarin, daily risk hari ini meningkat ke level 65,06%. Diperkirakan support IHSG berikutnya sekitar level 3,723.7 dan resistance di level 3,761.6. Indikator teknikal secara umum masih cenderung tertekan menuju support trendline.

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads