Indikator ekonomi Amerika Serikat yang positif mengangkat saham-saham di bursa Wall Street. Indeks S& Poor's 500 melaju +3% ke level 1,241,30, Dow Jones naik +2.898 ke level 12.103,60, dan Nasdaq naik +3.2% ke level 2,603.73. Pasar berekspektasi, perekonomian AS akan terhindar dari resesi seiring data perumahan yang membaik. Departemen Perdagangan melaporkan, pembangunan rumah baru meningkat +9.3% menjadi 685.000 unit dalam setahun. Ini level tertinggi sejak April 2010. Selain itu, data izin pembangunan rumah, sebagai acuan pertumbuhan perumahan di tahun depan, juga naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun. Beberapa saham perbankan berkontribusi mendongkrak laju indeks, seperti saham Morgan Stanley dan Bank of America Corp. yang masing-masing melejit +3.1%. Sementara di Eropa, Inggris, meski masih layak mendapatkan peringkat kredit AAA, namun negera ini berisiko berhadapan dengan pelemahan di Zona Euro. Hal ini berpotensi menahan pertumbuhan dan melemahkan peringkat utang pemerintahan Inggris. Kemarin bursa Eropa juga ditutup menguat, FTSE ditutup naik +1% dan DAX ditutup naik +3.1%.
IHSG diperkirakan menguat (Range : 3,745 β 3,790). IHSG ditutup melemah pada perdagangan kemarin dan kembali menguji support level pada equidistant channel di 3,750, indeks juga sempat mencoba untuk melewati EMA 20 di 3,745 namun masih mampu bertahan di atasnya dan praktis kembali mengalami konsolidasi, indeks berpotensi untuk melanjutkan pelemahannya kembali jika gagal bertahan di atas 3,750 dan dimungkinkan untuk bergerak menuju support level berikutnya di 3,720, namun jika indeks mampu bertahan di atasnya dimungkinkan untuk kembali menguji resistance level 3,790. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat (berpeluang technical rebound).
(ang/ang)











































