Harga minyak angkat Wall Street. Naiknya harga minyak mentah ke level USD 99.05/barrel akibat turunnya cadangan minyak Amerika, menjadi katalis pendorong kenaikan pasar saham Amerika semalam. Harga saham Exxon Mobile Corp dan Chevron Corp naik lebih dari +1.3%. Data US Energy Department menunjukan cadangan minyak Amerika berkurang 10.6 juta barrel, jauh lebih besar dari perkiraan pasar sekitar 2.13 juta barrel. Selain itu, kenaikan harga saham Bank of America setelah bank tersebut setuju membayar kompensasi senilai USD 335 juta terkait praktek diskriminasi yang dilakukan salah satu anak perusahaannya, Countrywide Financial Corp., menjadi factor pendorong lainnya bagi kenaikan indeks. Indeks DJIA semalam ditutup naik tipis +0.03%, S&P 500 +0.19% dan Nasdaq terkoreksi –0.99%. Dari data ekonomi, Existing Home Sales bulan November naik +4.0%, dimana data ini melengkapi data perumahaan sebelumnya yang menunjukan mulai stabilnya pasar property Amerika di bulan November ini.
IHSG fluktuatif, uji support 3,750 (Range : 3,745 — 3,790). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin di level 3,794 dan kembali berada di atas support level pada equidistant channel, indeks juga sempat menguji resistance level di 3,815 namun belum mampu untuk melewatinya. Secara keseluruhan, IHSG belum mampu untuk keluar dari masa konsolidasinya yang telah berlangsung ± 2 pekan terakhir. Candle yang membentuk white opening marubozu memberikan peluang untuk kembali menguat, namun tekanan jual di akhir sesi berpotensi menghambat laju kenaikan indeks. Hari ni diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguji support level di 3,750.
(ang/ang)











































