Lautandhana Securindo: IHSG Diprediksi Naik

Lautandhana Securindo: IHSG Diprediksi Naik

- detikFinance
Senin, 02 Jan 2012 09:12 WIB
Jakarta - IHSG di hari terakhir perdagangan tahun 2011 berhasil ditutup menguat 13 poin (+0,35%) ke posisi 3.821,99. Secara YTD IHSG naik 3,19%. Selama 2 sesi perdagangan IHSG aktif bergerak dari zona merah ke hijau dan sebaliknya. Apresiasi saham-saham unggulan dan sinyal pemulihan ekonomi AS mampu mengangkat IHSG. Sebagian besar indeks sektoral berkontribusi positif yang dipimpin oleh kenaikan sektor industri dasar (+1,7%), perdagangan & jasa (+1%), dan consumer (+0,9%). Bursa regional pun ditutup dengan dominasi menguat. Asing melanjutkan net buy senilai Rp 417 miliar. Saham-saham yang mendorong apresiasi IHSG dan menduduki jajaran top gainers diantaranya adalah ADMF naik Rp 1.500, ITMG naik Rp 750, UNTR naik Rp 550, dan MBAI naik Rp 500. Sedangkan saham-saham yang menjadi top losers yaitu IMAS turun Rp 1.050, SONA turun Rp 700, SMAR turun Rp 600, dan LMSH turun Rp 500.

Bursa Eropa mengakhiri tahun 2011 dengan ditutup serentak menguat 0,1-1,0% namun secara YTD bursa Eropa mengalami pelemahan seiring krisis utang yang masih merajalela dan dikhawatirkan menghantui kondisi ekonomi global di 2012. Pemerintah Spanyol mengumumkan defisit anggaran 2011 sekitar 8% dari GDP, lebih tinggi dari prediksi awal 6% sehingga membutuhkan tambahan dana talangan. Sementara itu bursa Wall Street ditutup turun rata-rata terkoreksi 0,4%, namun Dow Jones secara YTD berhasil menguat 5,5%, Nasdaq turun 1,8% YTD, dan S&P 500 ditutup hampir sama dengan penutupan 2010. Saham-saham berbasis utilitas dan consumer adalah sektor dengan kinerja positif tertinggi. Sedangkan saham sektor keuangan dan material adalah sektor dengan pelemahan terdalam. Ketidakpastian kemampuan negara-negara Eropa menangani krisis utang masih menjadi perhatian utama.

Bursa regional pada perdagangan awal tahun ini kebanyakan masih libur merayakan tahun baru, sementara itu indeks KOSPI dibuka menguat +0,50%. IHSG pada hari ini kami prediksi berpeluang naik dengan level support dan resistance di kisaran 3.799,10-3.873,93. Kami sarankan investor agar tetap mencermati saham yang memiliki fundamental baik, seperti: ASII, UNTR, ITMG, PTBA, ADRO, JSMR, SMGR, LSIP, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads