Phillip Securities: IHSG Kembali Rebound Tipis

Phillip Securities: IHSG Kembali Rebound Tipis

- detikFinance
Jumat, 13 Jan 2012 09:39 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak stagnan pada perdagangan hari Kamis (12/01). Indeks ditutup melemah tipis 0.143 poin menjadi 3,909.497. Enam dari sembilan sektor ditutup melemah kemarin, dengan penurunan terbesar terjadi di sektor perdagangan dan jasa yang turun 0.34%, sektor pertambangan turun 0.20% dan sektor industri dasar turun 0.15%. Sementara itu, LQ 45 juga ditutup melemah tipis, dengan turun 1.629 poin atau 0.24% menjadi 689.894. Sebagian besar bursa saham Asia turun pada hari Kamis setelah data inflasi China untuk bulan Desember menimbulkan keraguan tentang seberapa cepat pemerintah China kemungkinan akan melonggarkan kebijakan moneternya. Investor juga berhati-hati menjelang keputusan suku bunga acuan dan lelang obligasi di Eropa. Turunnya bursa-bursa regional juga dipicu data resmi China yang menunjukkan harga konsumen (Consumer Price) China naik 4.1% pada Desember 2011, di bawah kenaikan 4.2% pada bulan November lalu. Selain itu, data neraca dagang Jep ang yang dirilis kemarin juga ikut menyeret indeks bursa-bursa Asia lebih dalam, dimana data tersebut menunjukkan bahwa current account surplus Jepang untuk bulan November turun 85.5%, lebih besar dari perkiraan kebanyakan analis, karena ekspor Jepang turun seiring turunnya permintaan global, sementara impor energi Jepang meningkat. Sebanyak 101 saham emiten naik, 122 saham turun dan 102 lainnya tidak bergerak pada perdagangan IHSG kemarin. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 4.263 miliar lembar saham dengan nilai total Rp 3.47 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 35.579 miliar. Saham-saham yang termasuk top losers antara lain TOTO (-11.97%), GGRM (-2.23%), UNTR (-3.55%), ITMG (-1.76%) dan TPIA (-10.00%). Sementara saham-saham yang termasuk top gainers antara lain DLTA (+1.28%), MYOR (+5.00%), AALI (+2.30%), HMSP (+0.96%) dan UNVR (+2.07%)

Bursa saham AS selesai dengan kenaikan moderat pada hari Kamis, dengan Indeks S&P 500 mencatat kenaikan empat sesi berturut-turut. Investor lebih cenderung optimis terhadap penanganan masalah krisis Eropa. Pasar ekuitas AS memangkas penurunan yang dipicu data ekonomi domestik AS yang mengecewakan, dimana data penjualan ritel AS di bulan Desember naik namun dibawah estimasi, dan klaim pengangguran mingguan naik lebih dari estimasi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran naik dari 24,000 ke 399,000 minggu lalu, sedangkan penjualan ritel naik 0.1% pada bulan Desember, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 21.57 poin, atau 0.2% menjadi 12,471.02. Indeks S&P 500 menguat 3.02 poin, atau 0.2% menjadi 1,295.50, dengan tujuh dari 10 kelompok industri menguat, dipimpin oleh sektor komoditi dasar, sedangkan sektor energi jatuh paling banyak. Indeks Nasdaq Composite naik 13.94 poin, atau 0.5% menjadi 2,724.70.

Kami memperkirakan hari ini IHSG akan dapat membalikkan penurunan tipis yang dialami kemarin, namun dengan kenaikan yang terbatas. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,865 dan 3,945.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
ASII (75,450) – Spec. Sell
GGRM (59,150) – Spec. Sell
MDLN (280) – BUY
GIAA (570) – BUY

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads