Magnus Capital: IHSG Cenderung Menguat

Magnus Capital: IHSG Cenderung Menguat

- detikFinance
Rabu, 25 Jan 2012 09:54 WIB
Jakarta - Pada Perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat tipis 8,06 poin ke level 3.994,58 dengan transaksi senilai Rp 2,7 triliun dan asing melakukan net buying Rp 108,47 miliar. Perdagangan kemarin berlangsung sepi dikarenakan sebagian investor yang masih dalam suasana liburan.

Indeks Dow jones kemarin bergerak flat selama sesi perdagangan dan ditutup melemah 33,07 poin ke level 12.657,80 dan S&P juga mengakhiri rally-nya dan ditutup melemah 1,35 poin ke 1.314,65. Minimnya sentimen dari dalam negeri membuat perhatian investor tertuju pada Eropa.

Mayoritas indeks Utama Eropa kemarin ditutup melemah, setelah Kegagalan Haircut utang Yunani yang memiliki kewajiban utang yang jatuh tempo pada 20 Maret mendatang senilai 14,4 miliar euro.Para Pelaku pasar cenderung wait & see menanti hasil pertemuan para menteri keuangan Eropa terkait kelanjutan penyelesaian kiris utang negara-negara Eropa. Di samping itu pemodal juga sedang menunggu data Ekonomi AS, seperti tingkat suku bunga dan Pidato bank sentral AS mengenai update perekonomian negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks regional pagi ini dibuka menguat dan diperkirakan akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG hari ini. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat pada range 3.956-4.025. Cermati Saham INDY, BBNI,PGAS,ASRI,BMTR

Corprate News
BNBR:Perseroan dan beberapa pemegang saham lainnya berencana melepas saham BTEL sebesar 30%. SK Telecom Co, perusahaan telekomunikasi berbasis di Korea Selatan menjadi calon pembeli potensial.

ABMM: Anak Usaha perseroan, PT Reswara Minergi Hartama, berhasil mengantongi kontrak jual beli batubara sebesar 2 juta ton untuk 2012
senilai US$ 108 juta.

TINS :Perseroan akan investasi pengembangan industri hilir tahun ini senilai Rp 500 miliar. Pendanaan pembangunan pabrik tin solder dan tin chemical berasal dari kas internal dan eksternal.

ADHI :Perseroan berencana menggelar rights issue pada kuartal III-2012. Dana yang diraup dari aksi korporasi itu sekitar Rp 800 miliar.

TLKM: Perseroan mengalokasikan dana sebesar US$ 150 juta untuk pengembangan jaringan serat optik sebanyak 2 juta homepass pada tahun
ini.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads