Phillip Securities: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

- detikFinance
Jumat, 27 Jan 2012 10:26 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 19.829 poin atau 0.50% menjadi 3,983.434 pada hari Kamis (26/01). Naiknya IHSG kemarin dipimpin oleh sektor infrastruktur yang naik 1.10%, diikuti oleh sektor pertambangan yang naik 1.02% dan sektor finansial yang naik 0.74%. Tujuh dari sembilan sektor naik, sementara sektor industri dasar dan sektor perdagangan & jasa mengalami penurunan masing-masing sebesar 0.32% dan 0.13%. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga berakhir menguat, sebesar 3.510 poin atau 0.50% menjadi 702.055. Sementara itu, indeks-indeks saham di Asia sebagian besar mengalami kenaikan pada perdagangan hari Kamis (26/01), merespon proyeksi bank sentral AS, the Fed, yang memperkirakan bahwa tingkat suku bunga negara tersebut akan terus dipertahankan di tingkat yang rendah dan mendekati nol sepanjang tahun 2014 nanti. Selain itu, the Fed juga mempertimbangkan akan melanjutkan program pembelian surat utang negara untuk memacu pertumbuhan ekonomi AS. Pernyataan the Fed di FOMC Forecasts yang diadakan setelah FOMC Meeting Announcement pada hari Rabu tersebut dinilai para pelaku pasar sangat mendukung pasar ekuitas. Sebanyak 112 saham emiten IHSG naik pada perdagangan kemarin, 86 saham turun dan sisanya 118 stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 3.290 miliar lembar saham senilai Rp 2.806 triliun; sementara investor asing membukukan aksi jual bersih dengan total Rp 285.853 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers antara lain Delta Djakarta (DLTA) naik 3.91%, Century Textile Industry (CNTX) naik 7.04%, H.M. Sampoerna (HMSP) naik 1.18%, Surya Citra Media (SCMA) naik 4.44% dan Astra International (ASII) naik 0.45%. Sementara saham-saham yang termasuk top losers pada perdagangan kemarin antara lain Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 2.68%, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 0.92%, United Tractors (UNTR) turun 0.89%, Semen Gresik (Persero) (SMGR) turun 2.15% dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) turun 2.21%.

Bursa saham AS memangkas kenaikan awal sesi pada perdagangan hari Kamis setelah data penjualan rumah baru menurun untuk bulan lalu. Setelah naik lebih dari 84 poin, Dow Jones Industrial Average berakhir turun 22.33 poin, atau 0.2%, menjadi 12,734.63. Namun saham Caterpillar Inc. (CAT) memimpin kenaikan saham-saham blue-chip yang secara keseluruhan hanya mencatat kenaikan 6 dari 30 komponen indeks Dow Jones. Produsen alat-alat berat tersebut naik 2.1% setelah melaporkan hasil earnings yang melebihi perkiraan analis. Indeks S&P 500 turun 7.62 poin, atau 0.6% menjadi 1,318.43, dengan sektor telekomunikasi turun terbanyak dan sektor sumber daya alam naik terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Indeks Nasdaq Composite turun 13.03 poin, atau 0.5%, menjadi 2,805.28.

Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan kenaikan kemarin namun dengan terbatas. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG akan berada di 3,980 dan 4,050.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
BBCA (8,150) – Spec. Buy
ANTM (1,790) – BUY
INCO (3,750) – BUY
KIJA (187) – BUY

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads