Lautandhana Securindo: Indeks Terkoreksi di Awal Pekan

Lautandhana Securindo: Indeks Terkoreksi di Awal Pekan

- detikFinance
Senin, 13 Feb 2012 09:40 WIB
Jakarta - IHSG akhir pekan ditutup terkoreksi paling dalam diantara bursa Asia sebesar 1,7% di level 3.912,39 dipicu oleh bayang-bayang gagal bayar Yunani atas dana bailout II yang menyertakan syarat kebijakan anggaran lebih ketat, diantaranya penurunan dana pension dan upah minimum. Keseluruhan sektor IHSG mengalami tekanan jual signifikan yang dipimpin oleh anjloknya saham-saham blue chip, terutama di sektor perbankan, consumer dan aneka industri. Asing akhir pekan masih mencetak transaksi net sell sebesar Rp 528 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya MLBI naik Rp 10.000, DLTA naik Rp 2.000, MBAI naik Rp 400 dan TBMS naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.750, GGRM turun Rp 1.700, UNVR turun Rp 650 dan ITMG turun Rp 650.

Bursa Wall Street dan Eropa akhir pekan ditutup terkoreksi signifikan diatas 0,7% dipicu oleh pemangkasan peringkat 34 bank dari total 37 bank di Italia, termasuk saham blue chip UniCredit dan Intesa Sanpaolo terkait buruknya penanganan utang dan melemahnya kemampuan mencetak laba. Ditambahkan pula, masih belum jelasnya proses bailout Yunani tahap II, walaupun telah tercapai kesepakatan antara Uni Eropa dan pemerintah, terkait adanya syarat tambahan dari Uni Eropa untuk pencaiaran dana bailout.

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat terbatas merespon kesepakatan yang tercapai dalam bailout Yunani tahap II. Namun demikian, potensi koreksi regional masih berpeluang terjadi terkait masih adanya syarat lanjutan dalam pencairan bailout II tersebut. Indeks Nikkei +0,4%; KOSPI +0,4% dan STI –0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan bergerak fluktuatif cenderung terjadi koreksi lanjutan di awal pekan seiring dengan tak pastinya bailout Yunani. Kisaran trading IHSG berada di level 3.800-3.993. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads