Indeks sektoral saham bergerak positif dengan penguatan pada indeks aneka industri yang naik 2,80% ke level 1.321,94; indeks keuangan naik 1,79% ke level 486,47; indeks manufaktur naik 1,79% ke level 1.014,70; indeks industri dasar naik 1,66% ke level 430,21; indeks infrastruktur naik 1,26% ke level 729,09; indeks konsumer naik 1,04% ke level 1.335,21; indeks properti naik 0,90% ke level 248,62; indeks pertambangan naik 0,75% ke level 2.752,09; dan indeks perkebunan naik
0,05% ke level 2.280,79; Sementara pelemahan pada indeks perdagangan yang turun 0,14% ke level 638,62. Indeks MBX, DBX, dan ISSI menguat. IHSG mengalami net foreign buy sebesar Rp 56,09 miliar dengan total pembelian asing Rp 1,99 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 1,94 triliun.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra International (ASII) naik Rp 2.150 ke Rp 73.350, H.M Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.000 ke Rp 47.500, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 19.850, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 400 ke Rp 17.500, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 225 ke Rp 4.650, Resources Alam Indonesia (KKGI) naik Rp 200 ke Rp 7.700, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.350, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 200 ke Rp 6.850, dan Smart (SMAR) naik Rp 150 ke Rp 5.300.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan nilai tukar Rupiah/US$ berdasarkan kurs BI di level Rp 9.023/US$ dari sebelumnya di level Rp 8.993/US$. Pergerakan ini awalnya dipicu pelemahan yang masih bersifat profit taking biasa pasca keputusan BI untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps ke level 5,75%. Di sisi lain, euforia optimisme atas bailout Yunani kian sirna setelah pertemuan para MenKeu zona euro tidak mengumumkan pencairan dana bailout untuk Yunani. Padahal, sebelumnya para pemimpin politik Athena setuju untuk melakukan reformasi anggaran. Akan tetapi, Uni Eropa kembali menunda untuk mengucurkan bailout-nya. Bahkan, Yunani justru diminta oleh Presiden Euro Group, Jean-Claude Juncker, untuk menambah nilai pemangkasan anggarannya sebesar β¬325 juta dari target sebelumnya β¬3,3 miliar. Parlemen Yunani juga diminta segera melegalisasi kebijakan penghematan dan juga meminta komitmen tertulis dari partai politik bahwa Yunani akan tetap menjalankan pemangkasan anggaran. Karena itulah, optimisme atas kucuran bailout Yunani berkurang. Selain Uni Eropa, IMF pun juga meminta hal yang serupa. Bahkan meminta Yunani untuk menunjukkan tindakan yang lebih agresif lagi soal pemangkasan anggaran. Investor kembali menghadapi risiko ketidakpastian terutama jika Parlemen Yunani tidak meloloskan kesepakatan yang sudah disetujui oleh para pimpinan partai politik. Adanya penundaan ini sepertinya dijadikan alasan untuk profit taking sehingga mengganggu performa Euro dan Rupiah pun terimbas pelemahannya.
Bursa saham Asia Pasifik bergerak positif kecuali Shanghai, Sri Lanka, dan Vietnam. Pergerakan dipicu sikap investor yang positif menyambut disetujuinya program penghematan oleh Parlemen Yunani sehingga menurunkan kekhawatiran akan gagalnya Yunani dalam membayar utang yang akan jatuh tempo. Di sisi lain, ekonomi Jepang mengalami kontraksi lebih rendah dari perkiraan awal. PDB di akhir 2011 turun 2,3% dari tahun sebelumnya dan di bawah perkiraan, -1,4%. Dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya, perekonomian Jepang juga turun 0,6%. Hal yang membuat ekonomi Jepang terpuruk adalah nilai tukar Yen yang terus menguat dan diperparah dengan menurunnya produksi sejumlah korporasi besar karena banjir Thailand hingga pendapatannya terpotong. Dari Asia Pasifik, data yang dirilis diantaranya GDP (QoQ) Jepang di level -0,6% dari sebelumnya 1,4%; dan Tertiary Industry Activity Index (MoM) Jepang di level 1,4% dari sebelumnya -0,6%.
Bursa saham Eropa bergerak negatif kecuali Spanyol, Irlandia, dan Norwegia. Pergerakan ini dipicu respon positif investor setelah Parlemen Yunani menyetujui RUU Penghematan pada akhir pekan lalu untuk mengamankan dana talangan lanjutan dari Uni Eropa dan IMF agar terhindar dari kebangkrutan. Sebanyak 199 anggota dari 300 anggota parlemen menyetujui namun, 43 anggota dari sosialis dan konservatif menolak rencana tersebut. Di sisi lain, kekerasan terlihat marak di jalan-jalan utama Athena yang menunjukkan meski parlemen menyetujui kesepakatan penghematan namun, dalam implementasinya akan menemui kendala. Sentimen negatif datang dari sikap China yang melalui lembaga investasi pemerintah, China Investment Corp (CIC), yang menyatakan kewaspadaannya untuk menginvestasikan dana ke dalam bentuk obligasi. Bagi mereka, obligasi pemerintah Eropa tidak ideal bagi investor jangka panjang. Sebelumnya, Kanselir Jerman, Merkel, datang ke China dan memohon CIC dan investor jangka panjang lainnya untuk menempatkan portfolio investasi di surat utang Eropa termasuk di antaranya milik Prancis dan Jerman. Dengan menggunakan kekayaan China senilai US$ 410 miliar, CIC hanya akan memburu proyek-proyek infrastruktur dan industri riil di kawasan Eropa. Data ekonomi yang dirilis diantaranya WPI (MoM) Jerman di level -1,2% dari sebelumnya 0%; dan PPI (MoM) Swiss di level 0% dari sebelumnya 0,3%.
Bursa kawasan Amerika bergerak positif kecuali Panama dan Peru. Pergerakan ini dipicu respon positif investor setelah anggota parlemen Yunani menyetujui reformasi keuangan terkait dana talangan tahap II dan penguatan saham Apple. Di lain tempat, Presiden Barack Obama akan mengajukan proposal anggaran fiskal tahun 2013 yang diharapkan akan memenuhi ekspektasi untuk menaikkan pajak bagi wajib pajak kaya dan menambah investasi proyek infrastruktur untuk menciptakan pekerjaan. Data ekonomi yang dirilis, yaitu Industrial Production (YoY) Meksiko di level 2,8% dari sebelumnya 3,2%.
Pada perdagangan Selasa (14/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.888-3.925 dan resistance 3.981-3.995. IHSG membentuk pola candle bullish harami dimana sebelumnya membentuk candle hammer . Posisi candle masih berada di antara lower bollinger band dan middle bollinger bands. MACD mulai tertahan penurunannnya dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic terlihat reversal setelah menyentuh area oversold . Sentimen positif memang ada dan bisa membuat IHSG melanjutkan kenaikan namun, adanya rilis berita terbaru dari downgrade Moody's terhadap Italia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, dan Malta kemungkinan akan menahan penguatan bursa saham Asia yang akhirnya juga dapat menahan kenaikan IHSG.
(qom/qom)











































