OSO Securities: IHSG Masih Rawan

OSO Securities: IHSG Masih Rawan

- detikFinance
Senin, 27 Feb 2012 08:50 WIB
OSO Securities: IHSG Masih Rawan
Jakarta - Akhir pekan lalu (24/2/2012) IHSG mengalami koreksi yang cukup dalam. IHSG ditutup turun 64,25 poin (-1,62%) ke level 3.894,56. Sentimen rencana kenaikan harga BBM pada April mendatang membuat para pelaku pasar kuatir akan adanya kenaikan biaya produksi yang akan menggerus perolehan laba bersih perusahaan, sehingga mereka melakukan aksi jual terlebih dahulu.

Seluruh indeks sektoral mengalami koreksi, di mana sektor Misc Industry tercatat mengalami penurunan cukup besar (-3,18%).

Kemarin Dow Jones turun 0,01% (12.983,00), indeks S&P 500 naik 0,17% (1.365,74), dan indeks Nasdaq naik 0,23% (2.963,75). Indeks US rata-rata naik karena keluarnya data consumer sentiment dan new home sales yang meningkat walaupun masih berada dalam rentang konsensus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami perkirakan awal pekan ini, IHSG akan bergerak mixed. Optimisme bailout Yunani serta antisipasi dampak rencana kenaikan BBM oleh Pemerintah dapat menjadi penentu arah pergerakan IHSG hari ini.

Secara teknikal, IHSG masih rawan melanjutkan penguatannya, hal tersebut terlihat dari indikator MACD Histogram yang masih melemah, indikator MFI yang terlihat masih menunukan adanya distribusi serta indikator stochastic oscilator yang masih membentuk pola dead cross. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak pada level 3.858-3.985.

Highlight News

  • ADHI Mengincar Proyek ANTM Senilai US$ 120 Juta
  • Laporan Keuangan ASGR per 31 Desember 2011
  • Pendapatan GWSA Tumbuh 138.47%
  • Aksi Korporasi FREN Merupakan Hal yang Wajar
  • BBTN Mengkaji Sumber Pembiayaan Pelunasan Utang
  • JSMR Ajukan Proyek Tol Mogot-Bandara Soekarno-Hatta
  • AUTO Mencatat Penurunan Laba Bersih tahun 2011 Sebesar 10,1%
  • AMFG Akan Meningkatkan Kapasitas Produksi 25%

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads