Phillip Securities: Kekhawatiran Yunani Surut, IHSG Diprediksi Rebound

Phillip Securities: Kekhawatiran Yunani Surut, IHSG Diprediksi Rebound

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Senin, 12 Mar 2012 09:49 WIB
Jakarta - Pada akhir minggu kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan dengan naik sebesar 23.875 poin atau sebesar 0.60% pada level 3,991.544. Seluruh sektor berada pada zona hijau. Tiga sektor memimpin pergerakan positif IHSG antara lain sektor pertanian berakhir positif 1.67%, diikuti oleh sektor barang dan jasa dengan kenaikan 1.09% dan sektor industri dasar dengan 0.77%. Seiring dengan kenaikan IHSG, LQ 45 juga mengalami kenaikan serupa dengan meningkat sebesar 4.586 poin atau 0.67% ke level 689.544. Pasar ekuitas regional Asia pada hari Jumat mengalami kenaikan setelah pemerintah Yunani menyatakan telah mencapai target restrukturisasi utang terbesar dalam sejarah. Dengan tingkat partisipasi 95.7%, investor telah menerima kesepakatan untuk mengaktifkan klausul tindakan kolektif. Pemegang surat utang menawarkan USD 152 miliar atau setara dengan 85.2% obligasi berstatus hukum setelah sebelumnya pemerintah mengajukan penawaran akan menukar kepemilikan mereka atas efek baru di bawah pertukaran utang. Perdagangan di pasar reguler IHSG sendiri pada hari Jum’at tercatat sebanyak 2.641 miliar lembar saham senilai Rp 3.107 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 336.415 miliar. Untuk setiap saham yang turun, terdapat lebih dari satu saham menguat pada perdagangan di IHSG kemarin, dimana 140 saham mencatat kenaikan, 66 saham turun, dan sisanya 116 saham stagnan. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Kamis antara lain Hero Supermarket (HERO) menguat 1,500 poin atau 9.09% ke Rp 18,000, Gudang Garam (GGRM) naik 1,200 poin atau 2.17% ke Rp 56,450, Nipress (NIPS) naik 400 poin atau 10.67% ke Rp 4,167, Unilever Indonesia (UNVR) menguat 350 poin atau 1.82% menjadi Rp 19,550 dan Astra International (ASII) naik 350 poin atau 0.50% ke Rp 70,200. Sementara saham-saham yang merupakan top losers kemarin antara lain H.M. Sampoerna (HMSP) melemah 400 poin atau -0.75% ke Rp 53,100, J Resources Asia Pacific (PSAB) turun 125 poin ata u 3.05% ke Rp 3,975, Petrosea (PTRO) turun 75 poin atau 1.68% menjadi Rp 4,400, Indosiar Karya Media (IDKM) turun 75 poin atau 2.13% ke Rp 3,450 dan Alam karya Unggul (AKKU) melemah 50 poin atau 20.83% menjadi Rp 190.

Saham-saham AS pada hari Jumat (09/03) menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat kenaikan empat minggu berturut-turut, setelah laporan data ketenagakerjaan AS mengkonfirmasi berlanjutnya pemulihan ekonomi negara tersebut. Data Nonfarm payrolls yang dirilis departemen ketenagakerjaan AS pada hari Jumat menunjukkan penambahan jumlah pekerja di sektor non-pertanian sebanyak 227,000 di bulan Februari, di atas perkiraan para analis. Departemen tersebut juga merevisi pertumbuhan lapangan kerja di bulan Desember dan Januari menjadi lebih tinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 14.08 poin atau 0.4% menjadi 12,922.02, dengan lebih dari 20 komponen Dow naik. Indeks S&P 500 naik 4.96 poin atau 0.4% ke 1,370.87. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 17.92 poin atau 0.6% menjadi 2,988.34.

IHSG hari ini kami perkirakan akan melanjutkan penguatan, seiring dengan sentimen positif pasar ekuitas global dan Asia dengan menyurutnya kekhawatiran terhadap krisis utang Yunani dan harapan terhadap pemulihan ekonomi AS yang berkelanjutan. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,945 dan 4,010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
UNVR (19,550) – BUY
KRAS (880) – BUY
BWPT (1,530) – HOLD
AKRA (3,925) – HOLD

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads