Phillip Securities: Sentimen Positif Asia Pengaruhi IHSG

Phillip Securities: Sentimen Positif Asia Pengaruhi IHSG

- detikFinance
Selasa, 13 Mar 2012 09:40 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 4.198 atau 0.11% ke 3,987.346 pada perdagangan hari Senin (12/03). Sementara itu LQ 45 mampu bertahan dari sentimen negatif dengan mengakhiri perdagangan pada zona hijau sebesar 0.127 poin atau 0.02% pada level 689.375. Sebanyak 140 saham emiten IHSG naik, 69 saham turun, dan 105 saham stagnan. Tujuh dari sembilan sektor berakhir negatif, dipimpin oleh sektor pertanian yang turun 1.24%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan negatif sebesar 0.81% dan sektor konstruksi dengan penurunan 0.76%. Mempengaruhi sentimen pasar global kemarin, menteri keuangan Yunani Evangelos Venizelos menjamin partisipasi semua pihak dalam skema debt swap dalam proses restrukturisasi bersejarah. Kreditor swasta diberi kesempatan hingga 23 Maret untuk mengikuti skema tersebut. Kondisi ini memicu aksi klausul kolektif investor untuk mengikuti proses kesepakatan debt swap. Hal ini dilakukan dengan menukarkan obligasi yang lebih lama jatuh tempo nya. Pada pekan lalu, kesepakatan debt swap mencapai 85.5% dari utang Yunani. Ketidakpastian ini membuat bursa Asia melemah dengan hanya menyisakan indeks Hang Seng di zona hijau. Sementara itu dari bursa reguler domestik tercatat sebanyak Rp 2.596 triliun lembar saham senilai Rp 2.645 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 459.312 triliun. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers Senin antara lain Gudang Garam (GGRM) turun 1,200 poin atau 2.13% menjadi Rp 55,250, United Tractors (UNTR) turun 550 poin atau 1.85% ke Rp 29.250, Astra International (ASII) turun 400 poin atau 0.57% menjadi Rp 69,800, Astra Agro Lestari (AALI) melemah 400 poin atau 1.77% ke Rp 22,200, dan Nipress (NIPS) turun 350 poin atau 8.43% ke Rp 3,800. Sementara saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak antara lain Pioneerindo Gourmet Internatio (PTSP) naik 370 poin atau 24.67% ke Rp 1,870, Goodyear Indonesia (GDYR) menguat 300 poin atau 2.50% ke Rp 12,300, Unilever Indonesia (UNVR) naik 250 poin atau 1.28% ke Rp 19,800. Century Textile Industry (CNTX) menguat 200 poin atau 2.67% ke Rp 7,700, dan bank Rakyat Indonesia (persero) (BBRI) naik 250 poin atau 1.28% ke Rp 19,800. naik 200 poin atau 3.10% ke Rp 6,650.

Saham-saham AS pada hari Senin (13/03) memperpanjang kenaikan hari sebelumnya, menjelang keputusan moneter tingkat suku bunga AS yang akan dirilis hari ini. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 37.69 poin atau 0.3% ke 12,959.71. Saham Exxon Mobil Corp. (XOM) memimpin kenaikan indeks blue-chip AS tersebut dimana 21 dari 30 komponen Dow menguat. Indeks S&P 500 naik 0.22 poin menjadi 1,371.09, dengan sektor infrastruktur, barang konsumen dan telekomunikasi mengalami kenaikan paling banyak di antara 10 kelompok industri. Sementara indeks Nasdaq Composite melemah 4.68 poin atau 0.2% menjadi 2,983.66. Turunnya indeks Nasdaq dipicu oleh melemahnya saham Oracle Corp. (ORCL) yang turun 1.4%.

Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring momentum positif yang juga terjadi di pasar Asia, menjelang dirilisnya keputusan tingkat suku bunga AS malam ini. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,945 dan 4,010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
BBRI (6,650) – BUY
UNTR (29,250) – SELL
TRAM (950) – Spec. Buy
BJBR (1,060) – SELL

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads