Danpac Sekuritas: Potensi Volatilitas IHSG Tinggi

Danpac Sekuritas: Potensi Volatilitas IHSG Tinggi

- detikFinance
Senin, 26 Mar 2012 09:37 WIB
Danpac Sekuritas: Potensi Volatilitas IHSG Tinggi
Jakarta - IHSG pada perdagangan Kamis kemarin (22/03) sebelum libur panjang kembali berakhir flat namun untuk kedua kalinya berturut-turut kembali ditutup dalam zona positif. IHSG sempat bergerak fluktuatif sebelumnya dipengaruhi oleh minimnya sentimen yang beredar di pasar global dan pasar regional. Bursa global malam sebelumnya ditutup dalam kondisi mixed dipengaruhi oleh menurunnya data penjualan rumah di AS hingga berada sedikit dibawah ekspektasi. Sementara bursa regional ditutup dalam kondisi mixed dipengaruhi oleh menurunnya nilai indeks aktivitas manufaktur China dalam 5 bulan berturut-turut hingga Maret ini. Meski situasi pasar global dan regional masih belum kondusif, namun investor asing tetap melakukan net buying kemarin hingga mencapai Rp 264,51

Bursa eropa pada perdagangan akhir pekan lalu (23/03) berhasil menutup perdagangan di zona positif setelah mengalami penguatan tipis pasca technical rebound saham-saham pertambangan logam dasar menjelang sesi perdagangan berakhir. Rebound saham-saham pertambangan logam dasar dipicu oleh kenaikan saham produsen tembaga top dunia asal Chili, Codelco yang membukukan kenaikan keuntungan dan produksi. Sebelumnya bursa eropa sempat dibuka dalam kondisi melemah setelah mendapatkan sentimen negatif dari AS terkait data penjualan rumah di negara tersebut yang mengecewakan sehingga meredam optimisme laju pemulihan pertumbuhan ekonomi di negara adidaya tersebut.

Sementara itu bursa AS juga berhasil ditutup menguat tipis pada perdagangan akhir pekan lalu (23/03) meski data penjualan rumah baru per Februari yang keluar pada hari itu secara tidak terduga mengalami penurunan dari 318.000 pada periode sebelumnya menjadi 313.000 sementara konsensus mengharapkan adanya kenaikan ke 323.000. Keberhasilan bursa AS bertahan di zona positif didorong oleh penguatan saham-saham keuangan seperti BofA (Bank of America), Goldman Sachs dan Morgan Stanley setelah beberapa analis meng-upgrade rekomendasinya terhadap ketiga perusahaan keuangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ditutup positif pada perdagangan akhir pekan lalu, bursa AS dan bursa Eropa secara mingguan mengalami penurunan dipicu oleh kekhawatiran akan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi China yang berpotensi akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi global.

Sepanjang perdagangan minggu kemarin IHSG berhasil bertahan diatas level psikologis 4.000 dan mempertahankan tren Bullish-nya. IHSG bahkan berhasil melakukan technical rebound dalam dua hari terakhir walau dengan penguatan tipis karena tren pergerakan bursa global dan regional juga bergerak dalam rentang pergerakan yang tipis sepanjang minggu kemarin. Penutupan positif bursa global meski lagi-lagi dalam kondisi penguatan tipis pada perdagangan akhir pekan lalu kami perkirakan akan membantu IHSG bertahan dalam zona positif pada perdagangan awal pekan ini.

Meski peluang IHSG untuk mempertahankan tren bullish-nya masih cukup besar, namun patut diwaspadai juga indikator ekonomi global dan regional yang cenderung masih belum stabil sepanjang minggu kemarin sehingga potensi volatilitas tinggi pada pergerakan IHSG juga cukup besar. IHSG pada perdagangan awal pekan ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.029 - 4.032 dan level resistance 4.049 - 4.052.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads