Millenium Danatama: Ruang Gerak Naik IHSG Terbatas

Millenium Danatama: Ruang Gerak Naik IHSG Terbatas

Millenium Danatama - detikFinance
Senin, 02 Apr 2012 08:51 WIB
Jakarta - Kuartal pertama 2012 diakhiri dengan kenaikan IHSG 16,384 poin (+0,4%) ke level 4121,551 ditengah aksi demonstrasi menolak kenaikan BBM. Laporan keuangan emiten rata-rata menunjukkan kenaikan meskipun ada juga yang performansinya tidak lebih baik dari tahun sebelumnya, beberapa perusahaan belum melaporkan kinerjanya hingga batas waktu yang telah ditentukan. Sektor industri dasar (-0,28%) menjadi satu-satunya sektor yang tertinggal di zona merah, sebaliknya sektor barang konsumsi (+1,56%) kali ini memperoleh gain tertinggi. Investor asing terus mencatatkan pembelian bersih senilai Rp 1,2 triliun. Perusahaan Eksploitasi Energi Indonesia, CNKO (3,68%) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing, dengan catatan net buy sebanyak 42,5 juta lembar saham.

Indeks Dow Jones pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 66.20 poin (0.50%) ke posisi 13212. Indeks Dow sepanjang masih di atas level 13089 masih dalam kondisi tren naik namun belum termasuk fase bullish.

Ruang gerak kenaikan IHSG diperkirakan mulai terbatas dengan menguji level 4.128 untuk menuju level 4.157. Bila gagal indeks mencoba bertahan di level 4.097. Hal ini tercermin dari indikator Stochastic yang pergerakan naiknya mulai terbatas sehingga cenderung downtrend potensi death cross di area overbought.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di samping itu indeks dalam posisi overbought dan telah keluar dari upperline Bollinger Bands di level 4.119. Saham unggulan maupun saham lapis dua masih ada ruang untuk naik namun kenaikannya terbatas oleh aksi ambil untung. Sektor dalam posisi jenuh beli (overbought) yakni sector property, infrastruktur, agrikultur, konsumsi, keuangan dan perdagangan. Sementara sektor yang masih dalam kondisi tren turun hanya sector pertambangan. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4.070 hingga 4.140.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads