Jakarta - IHSG akhir pekan lalu pada akhirnya tetap bertahan di atas level 4.100 dan berhasil membukukan penguatan selama 4 hari berturut-turut. Investor asing juga terus melakukan net buying tethadap IHSG hingga pada akhir pekan lalu nilainya mencapai 1 triliun lebih. Ini tandanya tren bullish IHSG masih tetap memiliki landasan yang sangat kuat.
Sementara itu hasil sidang paripurna pada akhirnya memberi kewenangan bagi Pemerintah untuk mengubah harga BBM jika harga minyak di pasar internasional dalam kurun waktu 6 bulan terjadi kenaikan/penurunan lebih dari 15% dari rata-rata harga minyak Indonesia/Indonesia Crude Price Oil (ICP).
Hasil sidang ini akhirnya membuat pemerintah menunda kenaikan BBM per tanggal 1 April kemarin namun potensi kenaikan BBM masih akan tetap ada karena kondisi harga minyak dunia yang saat ini sedang turun masih berpotensi naik jika melihat perkembangan politik dan ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu untuk perdagangan awal pekan ini (2/4/2012) investor di Indonesia tampaknya akan mencermati angka inflasi per Maret untuk menentukan arah pergerakan IHSG selanjutnya. Jika angka inflasi Maret terbilang kondusif maka hal ini tentunya akan menambah sentimen positif terhadap IHSG selain sentimen positif penguatan bursa global akhir pekan lalu. IHSG pada perdagangan awal pekan ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.104 - 4.110 dan level resistance 4.134-4.146.
(dnl/dnl)