Jakarta - IHSG jatuh cukup dalam kemarin dengan penurunan sebesar 81.408 atau 1.93% menjadi 4,134.036. LQ 45 melemah 2.63% atau 19.254 point ke 712.381. Pada perdagangan kemarin tidak ada satupun sektor yang berhasil mengakhiri perdagangan di zona positif. Sektor aneka industri menjadi sektor utama yang mengalami penurunan terbanyak dengan turun 2.98%, diikuti oleh sektor barang konsumen dengan penurunan 2.83% dan sektor pertanian turun 2.17%. Sebanyak 183 saham terpangkas, 78 saham naik dan sisanya 83 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 4.934 miliar lembar saham senilai Rp 3.715 triliun dan investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 466.794 miliar. Bursa Asia juga mayoritas melemah seiring turunnya saham-saham AS pada malam sebelumnya yang kecewa dengan pernyataan the Fed untuk tidak melanjutkan program pelonggaran kuantitatif. Pasar ekuitas Asia bereaksi negatif terhadap hasil pertemuan the Fed tersebut. Saham-saham lokal yang mencatat penurunan terbanyak antara lain Astra International (ASII) melemah 2,750 poin atau 3.58% ke Rp 74,000, Gudang Garam (GGRM) turun 2,200 poin atau 3.70% ke Rp 57,250, United Tractors (UNTR) turun 1,600 poin atau 4.89% ke Rp 31,100, Indo tambangraya Megah (ITMG) turun 1,350 poin atau 3.00% ke Rp 43,700, dan Unilever Indonesia (UNVR) turun 900 poin atau 4.42% ke Rp 19,450. Sementara saham-saham yang pada hari Rabu (04/04) mengalami kenaikan terbanyak antara lain Hero Supermarket (HERO) menguat 5,900 poin atau 19.93% menjadi Rp 35,500, Delta Djakarta (DLTA) naik 2,000 poin atau 1.43% ke Rp 142,000, Merck (MERK) naik 1,000 poin atau 0.68% ke Rp 148.000, Fast Food Indonesia (FAST) naik 600 poin atau 4.26% ke Rp 14,700, dan Century Textile Industry (MBAI) naik 500 poin atau 5.00% ke Rp 10,500.
Saham-saham AS kembali dilanda aksi jual setelah hasil lelang surat utang Spanyol yang cukup mengecewakan sehingga kembali membawa masalah krisis utang zona Eropa menjadi fokus para pelaku pasar. Biaya pinjaman Spanyol melompat pada lelang obligasi kemarin. Selain itu, sinyal tidak adanya stimulus ekonomi dari the Fed juga ikut memicu turunnya pasar ekuitas AS. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 124.80 poin atau 0.95% ke 13,074.75. Indeks S&P 500 turun 14.42 poin atau 1.02% menjadi 1,398.96, sementara indeks Nasdaq Composite berakhir melemah 45.48 poin atau 1.46% ke 3,068.09.
IHSG hari ini kami perkirakan dapat kembali melemah seiring sentimen negatif pasar ekuitas global dan Asia pagi ini. Krisis utang Eropa kembali menjadi perhatian para pelaku pasar, dimana lelang surat utang Spanyol kemarin tidak berhasil menjual obligasi negara tersebut sesuai target.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
UNTR (31,100) β SELL. R2: 33,400, R1: 32,200, S1: 30,000, S2: 28,800.
ASII (74,000) β SELL. R2: 79,500, R1: 76,750, S1: 71,500, S2: 69,850
PGAS (3,575) β SELL. R2: 3,850, R1: 3,700, S1: 3,450, S2: 3,300
GGRM (57,250) β Trading Sell. R2: 61,000, R1: 59,450, S1: 55,400, S2: 53,500
(ang/ang)