Phillip Securities: IHSG Berpotensi Menguat

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Menguat

- detikFinance
Jumat, 27 Apr 2012 10:12 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami sesi perdagangan yang relatif datar hari Kamis (26/04). Namun indeks ditutup menguat 16.663 poin atau 0.40% ke 4,180.306, dengan Lima sektor ditutup positif. Kenaikan IHSG hari ini didukung sektor Keuangan yang menguat 1.26%, sektor industri dasar 1.18% dan sektor barang konsumen yang naik 0.76%. Sementara sektor pertanian, pertambangan dan aneka industri masing-masing melemah 1.03%, 0.67% dan 0.17%. LQ 45 menguat sebesar 4.193 poin atau 0.59% ke 712.196. Sebanyak 131 saham menguat, 131 saham melemah dan 103 saham lainnya tidak berubah posisi.

Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 4.706 miliar lembar saham senilai Rp 5.250 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 516.357 miliar. Dari pasar global menyebutkan pasar saham Eropa dibuka menguat pada kemarin (26/4). Bursa saham reli setelah Federal Reserves menyebut tidak akan ada stimulus tambahan untuk saat ini, karena pemulihan ekonomi berjalan sesuai jalur. Ketua The Fed Ben S. Bernanke menyatakan, pihaknya tidak mungkin meluncurkan tambahan stimulus ekonomi, kecuali jika ekonomi tiba-tiba memburuk. Menurut Bernanke, dengan inflasi mendekati target di level 2%, maka akan tidak hati hati jika meneruskan kebijakan yang bisa mempercepat kenaikan harga. Namun, dia tetap siap mengambil tindakan lebih, jika kondisi ekonomi memburuk. Di sisi lain, rilis kinerja emiten terlihat beragam hari ini.

Deutsche Bank AG yang melaporkan laba di kuartal pertama turun 33% menjadi 1.38 miliar euro. Laba tersebut lebih rendah dari prediksi analis yang mencapai 1,56 miliar euro. Saham-saham emiten IHSG yang termasuk jajaran top gainers Kamis antara lain Semen Gresik (SMGR) naik 400 poin atau 3.35% menjadi Rp 12,350, Bank Mandiri menguat 300 poin atau 4.29% ke Rp 7,300, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik 250 poin atau 0.58% ke Rp 43,000, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) naik 225 poin atau 5.52% ke Rp 4,300, dan Unilever Indonesia (UNVR) naik 200 poin atau 1.04% ke Rp 19,450. Sementara saham-saham yang menahan kenaikan IHSG lebih lanjut dengan mengkontribusi negatif antara lain Dian Swastatika Sentosa (DSSA) turun 1700 poin atau 12.23% ke Rp 12,200, Astra Agro Lestari (AALI) melemah 650 poin atau 2.97% ke Rp 21,250, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun 550 poin atau 2.96% menjadi Rp 18,000, Bank Mayapada International (MAYA) turun 525 poin atau 19.44% ke Rp 2,175, dan Myoh Technology (MYOH) turun 500 poin atau 15.27% ke Rp 2,775.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa saham AS kembali ditutup dekat level tertinggi pada hari ketiga dengan volume transaksi yg relatif tipis. S&P berusaha rally menuju 1,400, seiring harapan untuk stimulus tambahan dari Federal Reserve nampaknya menutupi kecemasan mengenai pasar tenaga kerja dan sejumlah laporan earnings yang buruk. Bursa JP bergerak flat hanya dgn kenaikkan 0.1%. Pasar sangat menunggu dana bagi langkah pelonggaran sebesar 5- 10 Trilyun. Jika dana yg dikeluarkan kurang dr 5Trilyun maka hal ini akan memberatkan pasar ekuitas. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup di 13,204.62, naik 113.90 poin atau 0.87%. Indeks S&P 500 berakhir naik 9.29 poin atau 0.67% ke 1,399.98, sementar indeks Nasdaq Composite naik 20.98 poin atau 0.69% ke 3,050.61.

IHSG hari ini kami perkirakan akan menguat, seiring momentum positif bursa-bursa Asia pagi ini dan AS semalam. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 4,130 dan 4,215.

Technical Pick:
BBNI (4,050) BUY. R2: 4,225, R1: 4,150, S1: 3,950, S2: 3,850.
BWPT (1,590) SELL. R2: 1,700, R1: 1,650, S1: 1,540, S2: 1,500.
UNTR (30,100) Spec. Sell. R2: 31,400, R1: 30,700, S1: 29,700, S2: 29,250.
SMGR (12,350) BUY. R2: 12,850, R1: 12,550, S1: 12,000 S2: 11,750.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads