Mega Capital: IHSG Bergerak Melemah, Uji Support 3,875

Mega Capital: IHSG Bergerak Melemah, Uji Support 3,875

Mega Capital - detikFinance
Senin, 07 Mei 2012 08:48 WIB
Mega Capital: IHSG Bergerak Melemah, Uji Support 3,875
Jakarta - IHSG terkoreksi 0.17%. IHSG ditutup di akhir pekan terkoreksi tipis sebesar 7.32 (-0.17%) seiring dengan pelemahan bursa regional. Sektor consumer goods yang dipimpin oleh UNVR membukukan kenaikan terbesar yaitu 0.54%, disusul oleh sektor perbankan sebesar 0.69% dan sektor industri dasar sebesar 0.39% sedangkan koreksi terbesar dialami oleh sektor aneka industri yang dipimpin oleh ASII sebesar -1.57% disusul oleh sektor perkebunan -1.14% dan sektor properti -0.74%. Investor asing membukukan net buy senilai IDR 511.4 miliar sehingga total net buy asing selama tahun perdagangan 2012 mencapai IDR 12.2 triliun. Selama sepekan, indeks berhasil menguat sebesar 1.27%. Sementara itu, dari Eropa muncul kekhawatiran akan masalah krisis utang akibat pemilu di Yunani serta terpilihnya Francois Holande sebagai Presiden Prancis.

Wall Street terkoreksi akibat data tenaga kerja. Bursa Amerika ditutup terkoreksi signifikan akibat data tenaga kerja yang tidak sebaik ekspektasi, menimbulkan kekhawatiran akan recovery perekonomian dengan data nonfarm payrolls bertambah sebesar 115K dari ekspektasi 170K. Unemployment rate turun le 8.1%, terendah sejak Januari 2009. Pada Jumat lalu, indeks S&P dan Nasdaq mengalami koreksi terbesar selama tahun 2012 yaitu -1.61% dan -2.25% sedangkan indeks Dow terkoreksi -1.27%. Minggu ini pasar akan menantikan data initial claims serta PPI.

IHSG Diperkirakan Melemah (Range 4,195—4,235). IHSG ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya setelah gagal melewati resistance level yang berada di 4,235, indeks dimungkinkan untuk mengalami technical correction dan bergerak menuju support level terdekatnya di 4,195 yang mana jika level tersebut mampu dilewati dimungkinkan untuk menguji level berikutnya di 4,180. Stochastic yang mengalami overbought menunjukkan indikasi terjadinya death cross yang mendukung adanya potensi pelemahan ini, sementara RSI juga menunjukkan IHSG sudah jenuh terhadap aksi beli. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads