Sementara perekonomian Indonesia 1Q12 juga tumbuh lebih lambat dari perkiraan yakni 6,3% dari estimasi sebelumnya 6,5%. Perkembangan ekonomi global maupun domestik yang kurang menggembirakan tersebut dan harga saham yang relatif sudah naik tinggi mendorong pelaku pasar melakukan aksi ambil untung. Saham-saham pertambangan terlihat masih didominasi aksi jual pelaku pasar. Sementara itu pada perkembangan pasar global tadi malam, indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street ditutup relatif flat. Indeks DJIA ditutup melemah tipis 0,23% dan indeks S&P 500 ditutup menguat tipis 0,04%.
Pelaku pasar tampaknya lebih bersikap rasional, tidak lagi berlebihan merespon pergantian kepemimpinan politik di Prancis. Dengan perkembangan pasar saham global yang lebih kondusif, perdagangan saham hari ini akan kembali diwarnai aksi beli selektif, terutama terhadap saham-saham yang bakal membagikan dividen dalam jumlah relatif besar. IHSG diperkirakan akan berpeluang mengalami technical rebound dengan resisten di 4206, sedangkan support ada di 4120.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
ASII 71000-72700 Buy
KLBF 3900-4100 Buy
PGAS 3600-3850 Buy
BBNI 3950-4075 BoW
KIJA 235-245 Trading Buy
BKSL 310-325 Trading Buy
CTRA 730-790 Buy
MDLN 500-530 Trading Buy
TINS 1750-1840 Trading Buy
BUMI 1940-2000 Trading Buy
ICBP 5700 - 6000 Buy Break 5800
(ang/ang)











































