Phillip Securities: IHSG Diprediksi Terimbas Sentimen Negatif Eropa

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Terimbas Sentimen Negatif Eropa

- detikFinance
Selasa, 15 Mei 2012 09:44 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah mengawali perdagangan minggu ini. Indeks berakhir turun 61.073 poin atau 1.48% menjadi 4,053.067 hari Senin (14/05). Seluruh sektor ditutup negatif, dimana penurunan terbanyak terjadi di sektor properti dan konstruksi yang turun 2.46%, disusul sektor agrikultur turun 2.26% dan sektor pertambangan turun 2.11%. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, kehilangan 9.688 poin atau 1.39% ke 686.856. Turunnya bursa saham Indonesia hari Senin ini terjadi bersamaan dengan turunnya sebagian besar bursa-bursa regional Asia, dipicu krisis utang Eropa, terutama kemelut politik di Yunani yang memberatkan sentimen pasar global. Meskipun pemerintah China pada hari Sabtu (12/05) memangkas jumlah uang yang harus didepositkan bank-bank di negara tersebut (Required Reserve Ratio), namun hal tersebut hanya membantu mendukung bursa-bursa saham Asia awal sesi pagi. Pasar kemudian kembali didominasi kekhawatiran yang dipicu ketidakpastian politik di Yunani. Bursa-bursa Eropa dibuka negatif cukup signifikan. Di IHSG sendiri, hanya 36 saham membukukan kenaikan, sementara 278 saham turun dan sisanya 51 saham tidak bergerak. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 2.515 miliar lembar saham senilai Rp 2.899 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 197.803 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Senin antara lain Lionmesh Prima (LMSH) menguat 600 poin atau 8.11% ke Rp 8,000, Lion Metal Works (LION) naik 550 poin atau 5.88% ke Rp 9,900, Fast Food Indonesia (FAST) naik 500 poin atau 3.85% ke Rp 13,500, Bank of India Indonesia (BSWD) naik 450 poin atau 22.50% ke Rp 2,450, dan Unilever Indonesia (UNVR) naik 200 poin atau 0.93% ke Rp 21,800. Sementara saham-saham yang merupakan jajaran top losers Senin antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) melemah 1,400 poin atau 3.80% ke Rp 35,450, H.M. Sampoerna (HMSP) turun 750 poin atau 1.35% ke Rp 55,000, Astra Agro Lestari (AALI) turun 500 poin atau 2.40% ke Rp 20,300, United Tractors (UNTR) turun 500 poin atau 1.84% ke Rp 26,650, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun 400 poin atau 10.39% ke Rp 3,450.

Saham-saham AS jatuh pada hari Senin seiring dengan memburuknya gejolak politik di zona euro dan kemungkinan perekonomian China dapat melambat lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. S&P 500 berakhir lebih rendah untuk hari keempat dari lima sesi terakhir dan ditutup pada level terendah sejak Februari, menambahkan sentimen negatif adanya kekhawatiran dari koreksi pasar mendatang. Saham yang sensitif ekonomi, termasuk bank dan perusahaan energi, memacu penurunan. Exxon Mobil Corp kehilangan 1.2%. Dow Jones Industrial Average turun 125.25 poin atau 0.98%, ke 12,695.35. Standard & Poor 500 kehilangan 15.04 poin atau 1.11%, ke 1,338.35. Nasdaq Composite jatuh 31.24 poin atau 1.06%, ke 2,902.58.

IHSG berpotensi melanjutkan pergerakan negatifnya hari ini, dengan kemelut politik di Yunani yang memicu sentimen negatif di pasar regional Asia. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 4,025 dan 4,115.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
BBNI (3,875) – Spec. Sell. R2: 4,050, R1: 3,975, S1: 3,775, S2: 3,700
JSMR (5,300) – Spec. Sell. R2: 5,700, R1: 5,450, S1: 5,150, S2: 5,000
BBCA (7,750) – Spec. Sell. R2: 8,000, R1: 7,900, S1: 7,600, S2: 7,450
SSIA (1,000) – SELL. R2: 1,110, R1: 1,060, S1: 940, S2: 890

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads