Jakarta -
IHSG berakhir menguat 63.294 poin atau 1.73% ke 3,717.876 menutup perdagangan Selasa (05/06). Delapan sektor mendukung kenaikan IHSG, dimana kenaikan terbanyak terjadi pada saham-saham sektor aneka industri yang naik 4.43%, diikuti sektor agrikultur yang naik 3.60% dan sektor industri dasar yang naik 3.13%. Sementara sektor barang konsumen berakhir turun 0.05%. Indeks LQ 45 ditutup 12.835 poin atau 2.08% lebih tinggi dari penutupan hari sebelumnya. Sebagian besar indeks bursa-bursa saham regional Asia menguat hari Selasa, seiring harapan bahwa pertemuan negara-negara G-7 akan memberikan solusi baru dalam menangani krisis utang zona Eropa. Untuk setiap saham yang turun, lebih dari dua saham naik dan menyokong indeks pada perdagangan Selasa, dimana 2.304 miliar lembar saham senilai Rp 2.847 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Sementara investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 489.74 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Selasa antara lain Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) menguat 1,000 poin atau 9.09% menjadi Rp 12,000, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 850 poin atau 5.25% ke Rp 17,050, Astra Agro Lestari (AALI) naik 800 poin atau 4.17% ke Rp 20,000, United Tractors (UNTR) naik 650 poin atau 3.07% ke Rp 21,850, dan Bank Danamon Indonesia (BDMN) menguat 550 poin atau 11.22% ke Rp 5,450. Sementara saham-saham yang merupakan top losers Selasa antara lain Delta Djakarta (DLTA) melemah 6,500 poin atau 3.43% ke Rp 183,000, Gudang Garam (GGRM) turun 1,000 poin atau 1.81% ke Rp 54,400, H.M. Sampoerna (HMSP) turun 550 poin atau 1.10% ke Rp 49,450, Goodyear Indonesia (GDYR) turun 300 poin atau 2.54% ke Rp 11,500, dan Inovisi Infracom (INVS) turun 200 poin atau 3.64% ke Rp 5,300.
Bursa saham AS mencetak kenaikan tipis pada hari Selasa, terdorong naik oleh data sektor jasa yang lebih baik dari perkiraan, namun ketidakpastian di zona euro saat ini membuat investor cemas. Bursa saham Asia rebound seiring merebaknya harapan akan adanya upaya terkoordinasi untuk atasi krisis utang zona-euro jelang telekonverensi G-7. Menteri keuangan G-7 akan lakukan diskusi darurat untuk membahas situasi di zona-euro. Walau pasar tetap cemaskan krisis utang namun sebagian investor sepertinya memanfaatkan murahnya harga saham.
IHSG kemungkinan dapat melanjutkan penguatan hari ini, namun dengan kenaikan terbatas. Level support dan resistance IHSG hari ini kami perkirakan akan berada di 3,752 dan 3,828.
(ang/ang)