Koreksi yang terjadi terutama dipicu isu perlambatan ekonomi global terutama China yang aktivitas manufakturnya kembali melemah untuk delapan bulan berturut-turut. Indeks aktivitas manufaktur China Mei lalu turun dari 48,4 menjadi 48,1. Tidak hanya China, aktivitas manufaktur Jerman dan AS yang keluar tadi malam juga melemah. Indeks PMI AS turun menjadi 52,9 dari bulan sebelumnya 54. Indeks PMI Jerman turun dari 44,7 menjadi 45,2. Sebelumnya The Fed menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini dari 2,4% menjadi 1,9%. Gambaran perekonomian dunia yang kurang menggembirakan tersebut kembali menekan pasar saham global. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street terkoreksi tajam masing-masing 1,96% dan 2,22%. Harga sejumlah komoditas primer kembali terkoreksi. Harga minyak mentah di AS turun hingga 4% di posisi USD78/barrel.
Perkembangan pasar yang kurang kondusif tersebut akan kembali memicu tekanan jual pada perdagangan akhir pekan ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang lebar dengan support ada di 3825 dan resisten di 3940.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
ANTM 1260-1350 Sell
BUMI 1170-1260 Sell
ADRO 1340-1430, Sell
ASII 6550-6800 BoW, SL 6400
INDY 1730-1870 Sell
MAPI 6650-6900 BoW
RALS 870-940 Buy on Weakness , Stop loss Rp.850.
PGAS 3275-3450 BoW , SL 3200
BMRI 7350 - 6900 Sell SL:7150
(ang/ang)










































