First Asia Capital: Indeks Cenderung Melemah

First Asia Capital: Indeks Cenderung Melemah

- detikFinance
Senin, 09 Jul 2012 09:03 WIB
First Asia Capital: Indeks Cenderung Melemah
Jakarta - Perdagangan saham akhir pekan kemarin kembali tertekan dalam rentang konsolidasi. IHSG ditutup melemah 14,639 poin atau 0,36% di 4055,197. Pelaku pasar lebih banyak mengurangi transaksinya menyusul kenaikan harga saham yang relatif tinggi dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Langkah sejumlah bank sentral utama dunia seperti bank sentral China (PBOC), ECB, dan BoE yang melonggarkan kebijakan moneternya masih belum direspon pasar.

Namun IHSG sepekan terakhir berhasil mencatatkan penguatan 2,5%. Penguatan indeks komposit tersebut terutama ditopang masuknya kembali dana asing di pasar saham. Ini tercermin dari posisi net buying investor asing sepekan yang meningkat mencapai Rp.1,65 triliun. Nilai transaksi rata-rata harian di Pasar Reguler pekan kemarin mencapai Rp.3,48 triliun, meningkat tipis dari rata-rata harian pekan sebelumnya Rp.3,13 triliun.

Sementara itu memasuki perdagangan awal pekan ini, pasar diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi. Pasar akan cenderung melemah menyusul minimnya insentif positif dari pasar saham global. Akhir pekan kemarin indeks utama Wall Street ditutup melemah hampir 1% menyusul kekecewaan pasar terhadap data tenaga kerja AS Juni lalu. Harga komoditas minyak mentah di pasar AS akhir pekan kemarin melemah hingga 3,5% di USD84,12/barel. Harga logam mulia emas turun 1,64% di USD1583/t.oz. Pekan ini pasar akan cenderung berfluktuatif. Kinerja emiten paruh pertama 2012 akan menjadi pemicu berikutnya untuk melanjutkan penguatan saham sektoral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam rentang 4000 hingga 4075 dengan kecenderungan melemah.

IHSG : S1 4030 S2 4000 R1 4075 R2 4090

Saham Pilihan
HRUM 6100-6450 BoW, SL 6000
MYOR 22300-24500 BoW SL 21900
RALS 950-1010 BoW, SL 940
UNSP 198-205 BoW, SL 195
CTRP 680-710 TB, SL 670
BMRI 6900-7100 BoW, SL 6850
PGAS 3475-3625 Maintain Buy, Stop loss 3425.
INDY 1960-2100 Buy on Weakness , Stop loss di Rp 1940.
CTRA 660-720 Buy on Weakness Stoploss 650

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads