Minyak light sweet diperdagangkan di level US$84.28 per barel di New York setelah Departemen Energi AS menurunkan angka proyeksi harga minyak mentah ditengah kemungkinan turunnya jumlah permintaan akan bahan bakar.
IHSG kemarin (10/7) ditutup naik 24 poin (+0.61%) ke 4,009.67 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp67 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, ADRO, UNTR, UNVR dan GGRM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, kenaikan IHSG diakibatkan oleh stochastic fast yang telah menyentuh area oversold. Kenaikan yang terjadi terlihat masih sangat terbatas dan belum mampu menyentuh channel resistance-nya di 4,020-4,040. Hari ini (11/7) IHSG diperkirakan mulai memasuki area sideways-nya dan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dikisaran 3,960-4,020 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INTP, PGAS dan SMCB.
(etr/ang)











































