Sementara secara keseluruhan, sentimen pasar masih diliputi kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global, terutama yang dialami AS dan China. Perlambatan ekonomi global ini mendorong sejumlah bank sentral dunia melonggarkan kebijakan moneternya. Hal ini juga terindikasi pada pertemuan The Fed tadi malam dimana bank sentral AS tersebut membuka peluang akan mengambil kebijakan QE3, apabila perekonoimian terus memburuk. Ini membuat penurunan indeks saham di AS tertahan dan berhasil membaik pada akhir sesi. Indeks DJIA dan Nasdaq masing-masing ditutup terkoreksi 0,38% dan 0,49%. Sedangkan indeks S&P ditutup flat di 12604,53, setelah terkoreksi 0,6%. Harga minyak mentah di AS tadi malam berhasil rebound naik 2,43% di USD85,95/barel. Hari ini Bank Indonesia (BI) akan memutuskan tingkat bunga acuan (BI Rate), dimana sejumlah ekonom memperkirakan BI akan menahan BI Rate pada level saat ini 5,75%.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan kembali bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi dengan kecenderungan penguatan terbatas. Level resisten IHSG ada di 4030 dan support di 3990.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan
INDF 5450-5800 TB, SL 5300
PGAS 3600-3800 BoW, SL 3500
BMRI 6900-7150 TB, SL 6800
MAPI 7100-7300 TB, SL 7050
KLBF 3800-4000 TB, SL 3700
LSIP 2850-3000 Buy on Weakness, Stop Loss Rp.2775.
BBTN 1280-1400 Buy on Weakness, Stop loss Rp.1260.
LPCK 3500-4025 Maintain Buy SL 3550
(ang/ang)











































