Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan ditutup positif pada sesi perdagangan yang cukup datar di hari Rabu (11/07). Indeks ditutup di 4,019.133, naik 9.455 poin atau 0.24% dari penutupan hari sebelumnya. Menguatnya IHSG didukung oleh kenaikan saham-saham di 5 dari sembilan sektor utama IHSG, dimana saham-saham di sektor agrikultur membukukan kenaikan terbanyak (2.26%), diikuti sektor barang konsumen (1.29%) dan sektor industri dasar (0.75%). Sementara indeks LQ 45 menguat 3.171 poin atau 0.46% ke 689.071. Perdagangan di bursa-bursa regional Asia berakhir mixed hari Rabu. Namun kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan semakin memburuknya krisis utang Eropa masih membayangi pasar. Komentar perdana menteri China – Wen Jiabao yang mengatakan bahwa prioritas utama pemerintahannya saat ini adalah menstabilkan pertumbuhan ekonomi China, juga tidak banyak menggerakkan antusiasme pasar Asia. Di IHSG sendiri, sebanyak 127 saham naik, 111 saham turun dan 114 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 2.084 miliar lembar saham senilai Rp 3.217 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 262.554 miliar. Saham-saham top gainers Rabu antara lain Taisho Pharmaceutical Indonesia (SQBI) naik 35,000 poin atau 18.23% ke Rp 227,000, Multi Bintang Indonesia (MLBI) menguat 4,500 poin atau 0.65% ke Rp 694,500, Astra Agro Lestari (AALI) naik 600 poin atau 2.71% ke Rp 22,700, Gudang Garam (GGRM) naik 350 poin atau 0.59% ke Rp 59,550, dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 350 poin atau 1.89% ke Rp 18,850. Sementara saham-saham yang termasuk jajaran top losers antara lain United Tractors (UNTR) turun 550 poin atau 2.43% ke Rp 22,100, Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 400 poin atau 2.52% ke Rp 15,500, Samudera Indonesia (SMDR) turun 350 poin atau 8.54% ke Rp 3,750, Bank Ekonomi Raharja (BAEK) turun 250 poin atau 15.63% ke Rp 1,350, dan Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 200 poin atau 2.68% ke Rp 7,250.
Saham-saham AS berakhir negatif pada perdagangan Rabu, dengan indeks S&P 500 memperpanjang penurunan dalam enam minggu terakhir.Bank sentral AS – the Fed, tidak memberikan tanda-tanda akan melakukan stimulus lebih lanjut dalam laporan hasil rapat yang dirilis semalam. Setelah sempat turun 118 poin, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir di 12,604.53, atau turun 48.59 poin atau 0.4% dari penutupan hari sebelumnya. Indeks S&P 500 hampir tidak berubah, dan ditutup di 1,341.45, dengan saham-saham sektor finansial mengalami penurunan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 14.35 poin atau 0.5% ke 2,887.98.
IHSG berpotensi melemah hari ini, seiring menurunnya optimisme pasar setelah bank sentral AS – the Fed, gagal memberikan tanda-tanda akan adanya stimulus ekonomi untuk negara tersebut. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 3,915 dan 4,094.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
BSDE (1,100) – Spec. Sell. R2: 1,190, R1: 1,130, S1: 1,050, S2: 1,010
INTP (18,850) – Spec. Buy. R2: 19,400, R1: 19,200, S1: 18,500, S2: 18,250
KLBF (3,875) – BUY. R2: 4,025, R1: 3,975, S1: 3,825, S2: 3,725
SMGR (11,700) – BUY. R2: 11,900, R1: 11,850, S1: 11,500, S2: 11,450
(ang/ang)