Phillip Securities: IHSG Berpotensi Kembali Turun

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Kembali Turun

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Selasa, 24 Jul 2012 09:22 WIB
Phillip Securities: IHSG Berpotensi Kembali Turun
Jakarta - IHSG jatuh 71.408 poin atau 1.75% ke 4,009.793 pada perdagangan Senin (23/07). Krisis utang Eropa kembali menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar. Seluruh sektor berakhir negatif, dimana sektor aneka industri turun 2.91%, sektor pertambangan turun 2.60%, dan sektor properti, real estat dan konstruksi terpangkas 2.31%. Indeks LQ 45 berakhir negatif 13.171 poin atau 1.89% ke 682.426. Indeks bursa-bursa saham Asia jatuh seiring kekhawatiran bahwa Yunani tidak akan menerima dana bantuan lagi, dan kemungkinan krisis perbankan Spanyol mendalam. Yunani dinilai gagal memenuhi target penghematan anggaran, sehingga IMF kemungkinan dapat menghentikan dana bantuan kepada Yunani. Sementara di Spanyol, pemerintah Spanyol memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi negaranya tahun ini sampai tahun 2014. Aksi jual investor asing pada hari Senin juga ikut memberatkan IHSG. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 137.108 miliar. Untuk setiap saham yang naik, lebih dari 9 saham turun pada perdagangan Senin di Bursa Efek Indonesia, dimana 1.892 miliar lembar saham senilai Rp 2.789 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak antara lain Eatertainment International (SMMT) naik 170 poin atau 21.79% ke Rp 950, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) menguat 100 poin atau 1.85% ke Rp 5,500, Bank Danamon Indonesia (BDMN) naik 50 poin atau 0.84% menjadi Rp 6,000, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) bertambah 50 poin atau 1.32% ke Rp 3,850 dan Tunas Ridean (TURI) naik 30 poin atau 3.95% ke Rp 790. Sementara saham-saham top losers termasuk Mayora Indah (MYOR) terpangkas 700 poin atau 3.17% ke Rp 21,350, United Tractors (UNTR) melemah 650 poin atau 2.99% ke Rp 21,100, Gudang Garam (GGRM) turun 550 poin atau 0.94% ke Rp 57,800, Delta Djakarta (DLTA) kehilangan 500 poin atau 0.26% menjadi Rp 190,500, dan Indomobil Sukses Internasional (IMAS) turun 500 poin atau 6.76% ke Rp 6,900.

Saham-saham AS ditutup negatif pada perdagangan Senin (23/07), setelah mengembalikan kejatuhan yang dalam di awal sesi perdagangan, yang dipicu oleh masalah fiskal Eropa. Imbal hasil obligasi AS turun ke level rekor terendah, dan dolar AS melonjak. Indeks saham-saham blue-chip AS – Dow Jones, yang pada awal sesi jatuh 240 poin, berakhir melemah 101.11 poin atau 0.8% menjadi 12,721.46, dengan 24 dari 30 komponen Dow ditutup di zona negatif. Saham McDonald’s ditutup turun 2.9% setelah perusahaan makanan cepat saji tersebut melaporkan laba kuartal ke-2 yang lebih buruk dari perkiraan. Indeks S&P 500 ditutup turun 12.14 poin atau 0.9% ke 1,350.52, sementara indeks Nasdaq Composite melemah 35.15 poin atau 1.2% ke 2,890.15. Spanyol dilaporkan kemungkinan memerlukan dana talangan, setelah beberapa daerah di negara tersebut memerlukan bantuan finansial dari pemerintah pusatnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat melanjutkan penurunan pada perdagangan Selasa (24/07), seiring dengan kembalinya kekhawatiran masalah krisis utang Eropa menjadi fokus pasar. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 3,985 dan 4,045.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:
BBRI (6,400) – SELL. R2: 6,700, R1: 6,550, S1: 6,200, S2: 6,000
IMAS (6,900) – Spec. Sell. R2: 7,600, R1: 7,200, S1: 6,500, S2: 6,200
KLBF (3,700) – SELL. R2: 3,850, R1: 3,775, S1: 3,650, S2: 3,575
UNTR (21,100) – Spec. Sell. R2: 22,800, R1: 21,800, S1: 20,000, S2: 19,350

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads