Sementara itu indeks saham-saham terlikuid LQ45 ditutup flat -0,00% di level 703,75 dan Indeks Kompas 100 ditutup naik +0,10% ke level 909,76. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp.3,5 Triliun dengan Net Sell Investor Asing sebesar Rp.82 Miliar.
Sebelumnya, bursa-bursa di kawasan Asia pada perdagangan kemarin rata-rata ditutup menguat, dimana Hangseng naik ke level 19.998,72 (+1,69%), STI naik ke level 3.076,82 (+0,84%), Nikkei naik ke level 8.726,29 (+2,00%) dan Kospi naik ke level 1.885,88 (+2,01%).
Pasar Saham Eropa kembali menguat menyusul sikap optimis terhadap ECB yang diharapkan segera melakukan tindakan aktual bagi penyelamatan Eropa dengan menurunkan biaya pinjaman untuk Spanyol dan Italia. Di akhir perdagangan, FTSE naik ke level 5.808,77 (+0,37%), DAX naik ke level 6.918,72 (+0,77%) dan CAC40 naik ke level 3.401,56 (+0,81%).
Pasar Saham Wall Street juga kembali menguat dalam perdagangan yang lebih tenang dari pekan sebelumnya. DJI pun semakin mantap di atas level 13.000, kendati belum ada lagi berita ekonomi yang dominan. Pada Penutupan Senin waktu setempat, Dow Jones Industrial berada di level 13.117,51 atau naik 21,34 poin (+0,16%). Indeks Komposit Nasdaq berada di level 2.989,91 atau naik 22,01 poin (+0,74%) dan Indeks S&P500 berada di level 1.394,23 atau naik 3,24 poin (+0,23%).
Hari ini Bursa Indonesia diperkirakan bergerak dalam range yang sempit dengan kecenderungan melemah, sambil menunggu sentimen positif Eropa. Prediksi IHSG akan berada di sekitar level 4.069 - 4.138
(ang/ang)











































