Lunturnya optimisme investor atas harapan digelontorkannya stimulus The Fed membuat bursa Wall Street semalam ditutup terkoreksi rata-rata 0,7%-0,9%. Kekhawatiran semakin melambatnya laju perekonomian dunia ditunjukkan dengan anjloknya data factory China akibat jatuhnya ekspor dan tingginya persediaan. China manufacturing purchasing managers index (PMI) di bulan Agustus menjadi di level 47,8 (level terendah sejak November 2011) dibandingkan PMI bulan Juli 49,5. Sementara itu, bursa Eropa juga cenderung ditutup melemah dimana DJ Euro Stoxx -1% sedangkan indeks FTSE ditutup relatif flat.
Bursa Asia akhir pekan di pagi ini dibuka cenderung melemah seiring tak pastinya gelontoran stimulus AS dan Eropa. Indeks Nikkei -1,3%; KOSPI -1,3%; KLSE -0,04% dan STI β0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan masih akan berfluktuatif cenderung sideways pada kisaran yang sempit ditengah sepinya perdagangan pasca libur lebaran. Kisaran trading IHSG berada di level 4.123-4.190
(ang/ang)











































