Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96.11 per barel di New York setelah Badai Isaac mengurangi output minyak dari Teluk Meksiko dan spekulasi akan turunnya cadangan minyak AS ke level terendah dalam lima bulan terakhir.
IHSG kemarin (28/8) ditutup turun 3 poin (-0.07%) ke 4,142.84 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp15 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, BBNI, UNTR, IMAS dan INDF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG mengalami penurunan dengan MACD Histogram 1 jam gagal membentuk golden cross.
Stochastic terlihat bergerak menuju area negatif sehingga peluang konsolidasi IHSG cukup besar.
Hari ini (29/8) IHSG diperkirakan akan terkonsolidasi dikisaran 4,120-4,170 dengan kecenderungan menguat terbatas dan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. UNTR, PGAS dan PNBN.
(etr/ang)
