Kiwoom Securities: Penguatan IHSG Masih Terhambat

Kiwoom Securities: Penguatan IHSG Masih Terhambat

- detikFinance
Jumat, 21 Sep 2012 09:10 WIB
Kiwoom Securities: Penguatan IHSG Masih Terhambat
Jakarta - Beberapa bursa Asia dalam kisaran yang positif dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG bergerak negatif di tengah masih tipisnya aksi jual asing kemarin. Akan tetapi, posisi masih di dekat support dapat berpotensi menghambat peluang penurunan. Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan mixed di kisaran positif hari ini.

ELTY – Rencana divestasi aset
PT Bakrieland Development (ELTY) berencana menjual sebagian aset di proyek Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan untuk meningkatkan pendapatan tahun ini. Manajemen ELTY mengungkapkan perusahaan tidak mampu mengembangkan lahan sendirian. Jika lahan tidak dijual, maka opsi selanjutnya bekerja sama dengan pihak lain sehingga menambah reccuring income. Sejak 2006, ELTY melalui PT Bakrie Swasakti Utama (BSU) baru mengembangkan lahan seluas 28 Ha di kawasan Epicentrum dari total lahan yang dimiliki 53.5 Ha.

HRUM – Revisi target produksi
PT Harum Energy (HRUM) menurunkan target produksi dan penjualan pada tahun ini dikarenakan krisis finansial global. HRUM mengungkapkan target produksi batubara tahun ini sebanyak 12.5 juta ton turun dari target semula 13 juta-14 juta ton. Dari total target produksi HRUM sebanyak 90% sudah mendapatkan komitmen beli dari Korea Selatan dan China, sementara pembeli lokal tidak sampai 10% dari total produksi. HRUM memperkirakan Harga jual batubara 2H 2012 akan lebih rendah dibandingkan 1H 2012 yang mencapai US$ 90.2 per ton. Sementara itu manajemen mengungkapkan realisasi belanja modal 2012 mencapai US$ 10 Juta pada 1H 2012 dari alokasi US$ 30 Juta tahun ini, yang digunakan untuk pengembangan fasilitas pelabuhan Separi, peningkatan kualitas jalan angkut, serta pembelian kendaraan dan alat berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OKAS – Kontak penjualan
PT Ancora Indonesia Resources (OKAS) mendapatkan kontrak penjualan ammonium nitrat senilai US$ 200 Juta yang didapatkan dari 3 perusahaan yaitu PT Adaro Energy (ADRO), PT Pamapersada Nusantara dan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Sementara itu pabrik baru perseroan yaitu MNK II yang memiliki kapasitas 100,000 ton akan rampung pada tahun ini sehingga tahun 2013 dapat beroperasi penuh. OKAS berencana mengalihkan pinjaman senilai US$ 25 Juta dari Standard Chattered yang berbunga 11% kepada Indies Investment yang berbunga 10%.

PTPP – Incar proyek PLTU
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) mengincar proyek PLTU kapasitas 120 MW di Tanjng Uncang, Batam dengan nilai Rp 1 Triliun. PTPP membentuk konsorsium dengan Betasurya dalam proyek tersebut dengan porsi kepemilikan PTPP sebesar 60%. Sementara itu sampai September 2012, PTPP telah mendapatkan proyek baru senilai Rp 8.2 Triliun.

SUGI – Akuisisi blok migas
PT Sugih Energy (SUGI) mengakuisisi 51% saham Eurorich Group Ltd pemegang 100% hak partisipasi Blok migas Kalyani di Sumatera Selatan dan Jambi. Sementara itu, SUGI juga membeli 51% saham PT Resources Jaya Teknik yang bergerak di bidang jasa pengeboran migas, konstruksi dan pemeliharaan fasilitas produksi.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads