Jakarta - Menutup perdagangan hari terakhir pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan kenaikan pada perdagangan Jumat (28/09), seiring dengan menguatnya indeks-indeks bursa saham regional Asia setelah Spanyol mengumumkan proposal penghematan anggaran negaranya, yang merupakan ketentuan bagi negara tersebut untuk mendapat dana talangan dari Uni Eropa. IHSG ditutup dengan kenaikan 37.537 poin, atau 0.89%, di 4,262.561. Delapan dari 9 sektor menguat, dipimpin oleh sektor barang konsumen yang naik 1.96%, diikuti sektor properti dan konstruksi menguat 1.73%, dan sektor perdagangan dan jasa bertambah 1.48%. Sebagian besar saham-saham blue-chip Indonesia juga naik, dengan saham Semen Gresik (SMGR) memimpin dengan kenaikan 500 poin. Kenaikan pasar regional Asia pada hari Jumat terjadi setelah pemerintah Spanyol mengatakan negaranya akan mencapai target defisit anggaran 6.3% di tahun ini dan menargetkan defisit yang lebih rendah, yaitu 4.5% untuk tahun 2013. Sebanyak 152 saham naik, 78 saham turun, dan 232 saham stagnan pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.379 miliar lembar saham senilai Rp 3.966 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 534.13 miliar. Saham-saham yang membukukan kenaikan terbanyak pada perdagangan Jumat antara lain saham Lion Metal Works (LION) naik 500 poin atau 5.26% ke Rp 10,000, Semen Gresik (Persero) (SMGR) menguat 500 poin atau 3.58% menjadi Rp 14,450, Gudang Garam (GGRM) bertambah 450 poin atau 0.98% di Rp 46,450, Mayora Indah (MYOR) mencetak 450 poin atau 2.05% di Rp 22,400, dan H.M. Sampoerna (HMSP) memperoleh 400 poin atau 0.77% di Rp 52,600. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak diantaranya saham Multi Prima Sejahtera (LPIN) turun 500 poin atau 4.63% ke Rp 10,300, Astra Agro Lestari (AALI) jatuh 250 poin atau 1.13% ke Rp 21,950, Fajar Surya Wisesa (FASW) kehilangan 150 poin atau 5.88% di Rp 2,400, Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) terpangkas 150 poin atau 3.09% di Rp 4,700, dan Sucaco (SCCO) melemah 100 poin atau 1.67% di Rp 5,900.
Saham-saham AS jatuh pada perdagangan Jumat (28/09), setelah data aktivitas bisnis sektor riil AS yang dirilis pada hari yang sama menunjukkan penurunan kegiatan bisnis di AS. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 48.84 poin, atau 0.4%, menjadi 13,437.13. Indeks Dow Jones tercatat naik 2.7% di bulan September, 4.3% di kuartal ke-3, dan 10% pada tahun ini. Saham McDonald’s Corp. (MCD) memimpin penurunan indeks Dow Jones pada hari Jumat setelah institusi finansial Janney Montgomery Scott LLC memangkas perkiraan kinerja perusahaan fast food tersebut. Indeks S&P 500 turun 6.48 poin, atau 0.5%, ke 1,440.67, dengan sektor telekomunikasi dan teknologi jatuh paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Indeks S&P 500 tercatat naik 2.4% di bulan September, 5.8% di kuartal ke-3, dan hampir 15% di tahun ini. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite berakhir dengan penurunan 20.37 poin, atau 0.7%, menjadi 3,116.23 pada hari Jumat, dengan saham Research in Motion Ltd (RIMM) naik 5% setelah produsen BlackBerry tersebut melaporkan kerugian yang lebih sedikit dari perkiraan para analis. Indeks Nasdaq Composite tercatat naik 1.6% di bulan September, 6.2% di kuartal ke-3, dan hampir 20% di tahun ini. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk area Chicago yang dirilis oleh Institute of Supply Management pada hari Jumat menunjukkan penurunan aktivitas manufaktur di area tersebut, dari angka indeks 53.0 di bulan Agustus menjadi 49.7 di bulan September.
IHSG berpotensi melemah hari ini, setelah data-data manufaktur dari China dan Jepang yang turun memicu sentimen negatif pada bursa-bursa regional Asia di awal pekan ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,150 dan resistance di 4,245.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
INDF (5,650) – BUY. R2: 5,900, R1: 5,750, S1: 5,500, S2: 5,350
BBTN (1,440) – BUY. R2: 1,550, R1: 1,500, S1: 1,400, S2: 1,340
(ang/ang)