Jakarta -
Dihampiri kekhawatiran kondisi ekonomi global khususnya Eropa yang kembali meradang, bursa-bursa Asia ikut lesu pada awal pekan Senin 01/10. Indeks Nikkei melemah -0.83%, Strait Times turun tipis -0.17%. Indeks Harga Saham Gabungan sendiri ikut terkoreksi 26 poin setara -0.62% ke level 4236. Indeks sejak dibuka telah jatuh ke zona merah dan seharian bergerak di teritori negatif. Investor memanfaatkan moment melakukan profit taking dikarnakan harga-harga telah naik cukup tinggi hingga perdagangan sebelumnya. 141 saham terkena koreksi, hanya 94 saham yang naik dan sisanya 90 saham bergerak stagnan. Mayoritas sektor di bursa terpantau melemah, namun yang paling membebani indeks adalah dari sektor pertambangan yang melemah tertinggi hari kemaren -1.70%. Big caps ITMG, SMGR, INTP, UNVR ikut menderita dan menjadi top losers sore kemaren.
Peluang rebound IHSG pada perdagangan hari ini sangat terbuka dengan positifnya pergerakan bursa global terkait kenaikan indeks manufacture AS. Hal ini tentunya membantu mengurangi kekhawatiran pasar terhadap pelemahan ekonomi AS. Indeks kembali menuju level 4262 dengan target ke level 4302. Posisi indeks saat ini masih dalam uptrend bearish. Hari ini manajemen Bumi Resources Tbk akan memberikan paparan public sehubungan adanya tudingan penyelewengan oleh Bumi Plc. Indikator MACD terlihat bergerak downtrend setelah gagal berpola golden cross. Sedangkan indikator Stochastic bergerak uptrend bahkan memasuki area overbought. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4210 hingga 4280.
(ang/ang)