Hal ini tercermin dari dinaikkannya peringkat utang Indonesia menjadi BBB- atau berada di kategori βinvestment gradeβ dengan outlook stabil oleh sebuah lembaga rating Jepang, Rating & Investment Information Inc (R&I). Kenaikan peringkat tesebut menunjukkan kekuatan ekonomi Indonesia di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi dan keuangan global menyusul memburuknya krisis utang di sejumlah negara di zona Euro. Dengan dukungan outlook perekonomian nasional yang stabil, kinerja emiten yang terus bertumbuh, pasar saham Indonesia akan tetap menjadi tempat menarik bagi investor mengembangkan portofolio asetnya.
Sementara dari perkembangan pasar saham global, indeks DJIA dan S&P di Wall Street tadi malam mengalami koreksi tipis ditutup masing-masing melemah 0,06% dan 0,24% di 13548,94 dan 1457,34. Koreksi terbatas tersebut dipicu kekecewaan investor atas kinerja keuangan emiten sektor teknologi berkapitalisasi kecil dan menengah di tengah pertumbuhan sektor manufaktur di AS. Indeks leading economic indicator AS September lalu juga naik 0,6% membuat koreksi tertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG : S1 4350 S2 4330 R1 4370 R2 4390
Saham Pilihan
BBNI 3875-4000 Buy, SL 3850
CMNP 2300-2450 Buy, SL 2250
ENRG 84-91 TB, SL 83
DOID 180-198 TB, SL 179
ADHI 1160-1210 TB, SL 1140
PTPP 730-760 SL 720.
(ang/ang)











































