Millenium Danatama: Sentimen Pemeringkat Jepang Pengaruhi IHSG

Millenium Danatama: Sentimen Pemeringkat Jepang Pengaruhi IHSG

Millenium Danatama - detikFinance
Jumat, 19 Okt 2012 09:15 WIB
Millenium Danatama: Sentimen Pemeringkat Jepang Pengaruhi IHSG
Jakarta - Menutup transaksi perdagangan Kamis, indeks kembali sumringah dan catatkan rekor baru di posisi 4356. Menguatnya pasar saham global ikut mendorong bursa-bursa Asia termasuk IHSG bergerak di jalur positif. Sejak pembukaan hingga tutup pasar indeks tidak sempat menyentuh zona merah, walaupun banyak investor lokal yang melakukan aksi ambil untung, namun indeks terus lanjutkan penguatan, total 19 poin atau setara 0.45% saat tutup pasar hari kemaren. Net buy asing di pasar lumayan banyak mencapai 767M. Mayoritas sektor pun menguat dengan kenaikan tertinggi dari sektor aneka industri +2.80%, sementara itu 3 sektor berada di zona merah, sektor infrastruktur (-0.55%), properti (-0.13%) dan pertambangan yang melemah 0.06%. Menutup perdagangan, indeks melesat dengan 113 saham yang naik, 110 saham turun dan sisanya 114 stagnan.

Peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan masih terbuka melalui aksi beli selektif meski dibayangi aksi profit taking. Hal ini mendapat sentimen positif dari Lembaga Pemeringkat Jepang, Rating and Investment Information, Inc. (R&I) yang menaikkan sovereign credit rating Indonesia dengan outlook stabil. Saham unggulan masih menjadi penopang kenaikan indeks. Lima sector seperti sektor infrastruktur, consumer, keuangan, aneka industry dan perdagangan dalam kondisi uptrend bullish. Beberapa saham dalam kondisi uptrend bullish seperti saham ASII, INDF, BBTN, BBNI, WIKA, CMNP, TBLA, PGAS, BBRI, BBCA, GIAA, KRAS, LSIP, TLKM, ISAT, EXCL, INTP, SMCB, INDY, BORN, BRAU, ICBP, BSDE, ASRI, CTRA, CTRP, AKRA, CPIN dan ELSA. Indikator MACD masih terus memperlihatkan pergerakan uptrend sedangkan indicator Stochastic bergerak downtrend berpola death cross. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4330 hingga 4400.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads