Peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan masih terbuka melalui aksi beli selektif meski dibayangi aksi profit taking. Hal ini mendapat sentimen positif dari Lembaga Pemeringkat Jepang, Rating and Investment Information, Inc. (R&I) yang menaikkan sovereign credit rating Indonesia dengan outlook stabil. Saham unggulan masih menjadi penopang kenaikan indeks. Lima sector seperti sektor infrastruktur, consumer, keuangan, aneka industry dan perdagangan dalam kondisi uptrend bullish. Beberapa saham dalam kondisi uptrend bullish seperti saham ASII, INDF, BBTN, BBNI, WIKA, CMNP, TBLA, PGAS, BBRI, BBCA, GIAA, KRAS, LSIP, TLKM, ISAT, EXCL, INTP, SMCB, INDY, BORN, BRAU, ICBP, BSDE, ASRI, CTRA, CTRP, AKRA, CPIN dan ELSA. Indikator MACD masih terus memperlihatkan pergerakan uptrend sedangkan indicator Stochastic bergerak downtrend berpola death cross. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4330 hingga 4400.
(ang/ang)











































