Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir negatif pada akhir perdagangan Selasa (23/10), setelah pergerakan yang cukup positif pada sesi pertama. Indeks ditutup dengan penurunan sebesar 11.232 poin, atau 0.26%, menjadi 4,330.145. Empat dari 9 sektor utama IHSG melemah, dengan sektor barang konsumen jatuh 1.64%, sektor industri dasar turun 0.53%, dan sektor aneka industri kehilangan 0.48%. Sebagian besar saham-saham blue-chip juga berakhir di zona negatif, dimana 24 dari 45 saham yang tercatat dalam indeks LQ45 melemah. Indeks LQ45 sendiri terpangkas 3.840 poin, atau 0.51%, menjadi 748.462. Indeks-indeks bursa saham regional Asia pada hari Selasa berakhir datar dengan kecenderungan negatif, dengan saham-saham di sektor utilitas dan logam industri mengalami penurunan terbanyak. Perdagangan yang relatif datar di bursa-bursa Asia pada hari Selasa terjadi setelah penutupan yang juga hampir stagnan pada indeks-indeks bursa AS hari Senin. Di IHSG sendiri, sebanyak 111 saham naik, 126 saham turun, dan sisanya 228 saham tidak berubah pada perdagangan Selasa di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.84 miliar lembar saham senilai Rp 3.102 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 124.07 miliar. Saham-saham yang membukukan performa terbaik pada perdagangan Selasa antara lain H.M. Sampoerna (HMSP) naik 1,100 poin atau 2.07% ke Rp 54,200, Indo Tambangraya Megah (ITMG) menguat 400 poin atau 0.95% di Rp 42,700, Indo Kordsa (BRAM) bertambah 225 poin atau 8.11% di Rp 3,000, ICTSI Jasa Prima (KARW) mencetak 200 poin atau 24.69% di Rp 1,010, dan Astra Agro Lestari (AALI) memperoleh 200 poin atau 0.97% di Rp 20,800. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak antara lain Gudang Garam (GGRM) jatuh 900 poin atau 1.75% ke Rp 50,550, Sarana Menara Nusantara (TOWR) turun 500 poin atau 2.50% ke Rp 19,500, Unilever Indonesia (UNVR) terpangkas 450 poin atau 1.73% di Rp 25,500, Hero Supermarket (HERO) melemah 275 poin atau 7.28% di Rp 3,500, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) kehilangan 200 poin atau 1.22% di Rp 16,200.
Saham-saham AS jatuh pada perdagangan Selasa (23/10), dipicu oleh hasil laporan-laporan keuangan kuartal ke-3 emiten-emiten AS yang mengecewakan, dan turunnya harga komoditas-komoditas utama karena spekulasi bahwa tingkat permintaan komoditas akan turun di tengah melambatnya perekonomian dunia. Setelah sempat jatuh 262 poin, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup di 13,102.53, turun 243.36 poin, atau 1.8%. Saham DuPont mengalami penurunan terbanyak dari 30 komponen Dow, setelah perusahaan kimia tersebut melaporkan laba kuartal ke-3 di bawah estimasi dan berencana untuk memberhentikan 1,500 pekerjanya. Indeks S&P 500 kehilangan 20.71 poin, atau 1.4%, menjadi 1,413.11, dengan seluruh 10 sektor utamanya berakhir negatif. Semetara indeks Nasdaq Composite jatuh 26.50 poin, atau 0.9%, di 2,990.46. Saham Apple Inc. (AAPL) yang merupakan komponen terbesar dalam indeks Nasdaq, jatuh 3.3% setelah perusahaan pembuat komputer Apple tersebut mengumumkan produk baru iPad mini yang lebih murah pada hari Selasa (23/10) di San Francisco.
IHSG berpotensi melemah hari ini, setelah jatuhnya indeks-indeks saham AS yang dipicu oleh hasil laporan keuangan kuartal ke-3 emiten-emiten AS yang mengecewakan, dan seiring dengan turunnya harga-harga komoditas. Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan dengan support di 4,290 dan resistance di 4,375 hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Recommendations:
UNVR (25,500) β Spec. Sell. R2: 26,300, R1: 25,750, S1: 24,450, S2: 24,000.
INDF (6,000) β Spec. Sell. R2: 6,200, R1: 6,100, S1: 5,800, S2: 5,700
BRMS (390) β Buy on Weakness. R2: 445, R1: 415, S1: 340, S2: 310
ITMG (42,700) β Buy on Weakness. R2: 44,000, R1: 43,200, S1: 42,000, S2: 41,500
(ang/ang)