Mega Capital: Indeks Berpotensi Koreksi

Mega Capital: Indeks Berpotensi Koreksi

Mega Capital - detikFinance
Kamis, 08 Nov 2012 10:30 WIB
Mega Capital: Indeks Berpotensi Koreksi
Jakarta - Hasil pemilu presiden Amerika sebabkan penguatan IHSG. Terpilihnya kembali Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serkat untuk periode 2012-2016 memberikan sentimen positif bagi penguatan bursa. Aksi beli saham-saham blue chip seperti BBRI, ASII, PGAS, BMRI dan UNVR menyebabkan IHSG ditutup menguat 36.16 poin (0.84%) di 4,350.42. Sektor perdagangan mengalami koreksi sedangkan seluruh sektor lainnya menguat dipimpin oleh sektor industri dasar dan perbankan. Investor asing membukukan net sell senilai Rp 682.1 miliar sehingga net trading value untuk tahun perdagangan 2012 mencapai Rp 16.5 triliun. Sementara itu bursa Asia ditutup bervariasi dimana Nikkei terkoreksi -0.03%, Hang Seng menguat 0.71% dan Strait Times menguat 0.79%.

Wallstreet terkoreksi akibat kecemasan akan fiscal cliff. Bursa Amerika terkoreksi dipicu oleh kecemasan akan fiscal cliff setelah Obama kembali terpilih sebagai Presiden Amerika dalam pemilu. Indeks Dow Jones terkoreksi -2.36% di 12,923.73, Nasdaq terkoreksi -2.48% di 2,937.29 dan S&P terkoreksi 2.37% di 1,394.53. Investor mengkhawatirkan bahwa kebijakan penurunan defisit anggaran dengan menaikkan pajak dan menurunkan belanja negara tersebut akan memperlambat pemulihan pertumbuhan ekonomi. Sentimen negatif juga muncul dari Eropa dengan pernyataaan dari Presiden ECB bahwa perekonomian Eropa diprediksikan untuk tetap melemah serta perlambatan ekonomi telah mencapai Jerman. Pada awal perdagangan bursa Eropa sempat menguat sebelum akhirnya ditutup terkoreksi setelah data industrial production Jerman turun sebesar 1.8% di bulan September, berada dibawah ekspektasi -0.5%. Ekonomi Jerman juga diprediksi tumbuh sebesar 0.8% untuk tahun 2012-2013.

Indeks Berpotensi Koreksi (Range 4,315β€”4,365). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 4,350, indeks dimungkinkan untuk dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak menuju resistance level terdekat di 4,365 jika mampu melewati resistance level terdekat di 4,355, namun jika indeks gagal melewati level tersebut kemungkinan dapat kembali terkoreksi dan melanjutkan masa konolidasinya, stochastic mengindikasikan terjadinya golden cross dan berpeluang menguat. Hari ini ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dan berpotensi untuk terjadi koreksi.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads