Bursa AS semalam ditutup menguat terbatas ditengah tipisnya perdagangan jelang libur Thanksgiving. Terbatasnya penguatan lebih diakibatkan oleh beragamnya berita ekonomi dan kekhawatiran mengenai Yunani dimana para Menteri Keuangan Uni Eropa belum sepakat menggelontorkan paket dana bailout lanjutan. Harga minyak dunia ditutup naik 0,7% di level US$ 86,9 per barrel pasca disepakatinya gencatan senjata antara Israel dan militant Hamas yang difasilitasi oleh Mesir. Indeks Dow Jones menguat 0,4% untuk ditutup pada level 12.836,9 dipimpin oleh penguatan saham IT Hewlet Packard; sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat 0,2% dan 0,3% didongkrak oleh menguatnya saham sektoral telkomunikasi dan energy. Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat namun relative flat akibat ditundanya kucuran dana bailout lanjutan untuk Yunani dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat 0,4% dan 0,1% untuk ditutup pada level 2.519,7 dan 5.752,0.
Di pagi ini, bursa Asia dibuka melanjutkan penguatannya ditengah mixednya berita ekonomi global dimana Indeks Nikkei +1,1%; KOSPI +0,8%; STI +0,4% dan KLSE -0,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan bergerak cukup volatile cenderung sideways dengan kisaran trading berada di level 4.268 -4.351.
(dru/dru)











































