Jakarta - Adanya berita positif dari diadakannya conference call sehari jelang pertemuan Euro Group untuk menemukan solusi bailout Yunani dan ekspektasi positif kenaikan penjualan ritel AS saat Thanksgiving Day mengantarkan IHSG menyentuh level tertinggi terbarunya meski bursa saham lainnya cenderung menguat terbatas dan bahkan beberapa diantaranya ada yang mulai melemah. Sementara untuk aturan baru perbankan yang dirilis BI belum sepenuhnya direspon pelaku pasar karena masih dicermati pengaruhnya terhadap kinerja secara fundamental. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.377,52 (level tertingginya) jelang akhir sesi 2 dan menyentuh level 4.350,38 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.375,17. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Selasa (27/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.348-4.366 dan resistance 4.385-4.391. Berpola three white soldier dan mendekati upper bollinger bands. MACD mencoba naik membentuk golden cross dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak naik dekati area overbought. IHSG kembali memperbarui level tertinggi terbarunya di tengah rendahnya volume dan nilai transaksi. Seperti biasanya, kondisi ini pun juga perlu diwaspadai bila mulai muncul sinyal downreversal seteleh pencapaian level terbaru tersebut. Apalagi sentimen yang ada mulai bersifat spekulatif terkait pemberian bailout Yunani dalam pertemuan Uni Eropa dan pembahasan lanjutan fiscall cliff AS.
(ang/ang)