Erdikha Sekuritas: IHSG Berpeluang Rebound

Erdikha Sekuritas: IHSG Berpeluang Rebound

Erdikha Sekuritas - detikFinance
Kamis, 29 Nov 2012 08:25 WIB
Erdikha Sekuritas: IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Pernyataan dari OECD yang menyatakan bahwa kegagalan kebijakan fiscal cliff akan dapat meningkatkan resiko krisis global serta pemangkasan pertumbuhan perekonomian Cina menjadi sentimen negatif bursa pada perdagangan kemarin. IHSG melemah 32,69 point ke level 4.304,82 (-0,75%). Sektor yang mengalami pelemahan antara lain Misc-Industry (-4,33%), Agriculture (-2,51%) dan Mining (-1,34%) sedangkan sektor yang masih bertahan di zona hijau antara lain Consumer (+0,84%) dan Finance (+0,02%). Nilai perdagangan tercatat sebesar 7,0 Triliun dengan net sell investor asing sebesar Rp. 206,3 Milyar

Bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan kemarin, kekhawatiran mengenai fiscal cliff dan pemangkasan pertumbuhan ekonomi Cina oleh OECD bayangi pergerakan bursa. Hangseng turun 135,05 point ke level 21.708,98 (-0,62%), STI turun 0,14 point ke level 3.011,77 (-0,005%), Nikkei turun 114,95 point ke level 9.308,35 (-1,22%), Kospi turun 12,42 point ke level 1.912,78 (-0,65%).

Setelah adanya kesepakatan mengenai Bailout Yunani, komisi eropa setuju atas rencana restrukturisasi perbankan Spanyol, hal ini berpeluang untuk mendapatkan dana bailout. Bursa Eropa berhasil menguat pada perdagangan kemarin, FTSE naik ke level 5.803,28 (+0,06%), DAX naik ke level 7.343,41 (+0,15%) dan CAC naik ke level 3.515,19 (+0,37%).

Pidato Barack Obama dan John Boeher memberikan suntikan bagi bursa Wall Street, adanya harapan terselesaikan masalah fiscal cliff antarkan bursa Wall Street ke zona hijau, Dow Jones menguat ke level 12.985,11 (+0,83%), Nasdaq menguat ke level 2.991,78 (+0,81%) dan S&P500 menguat ke level 1.409,93 (+0,79%)

Hari ini perdagangan di Bursa Indonesia diprediksi akan menguat terbatas, pidato Barack Obama memberikan harapan perekonomian global akan terhindar dari krisis ekonomi akibat fiscal cliff. IHSG akan bergerak di level 4.274- 4.353.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads