MAPI β Rencana emisi obligasi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) berencana membangun floating storage and regasification unit (FSRU) di Labuhan Maringgai, Lampung. Pekerjaan konstruksi telah dimulai dan diperkirakan selesai pada 2015. PGAS mengalokasikan dana US$ 200-240 Juta untuk pembangunan FSRU dengan kapasitas output 240 mmscfd yang akan memasok kebutuhan industri di Lampung dan Jawa Barat.
PT Bank Pan Indonesia (PNBN) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai total Rp 3 Triliun dimana untuk tahap I akan diterbitkan obligasi bertenor 5 tahun senilai Rp 1 Triliun. PNBN juga berencana menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan senilai Rp 4 Triliun dimana untuk tahap I akan diterbitkan obligasi subordinasi bertenor 7 tahun senilai Rp 2 Triliun. Pefindo memberi peringkat idAA- terhadap rencana emisi obligasi PNBN. Sekitar 90% dana hasil emisi obligasi dialokasikan untuk ekspansi kredit dan sisanya untuk penanaman modal dalam surat-surat berharga.
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) akan menyelesaikan konsep diversifikasi usaha yang akan direalisasikan tahun depan dengan membentuk dua anak usaha di bisnis perhotelan dan pabrik beton pracetak atau precast. Seiring rencana pendirian anak usaha perhotelan di tahun 2013, PTPP menargetkan pembangunan dua hotel baru di Bali dan Lombok. Pabrik precast juga telah dibangun di Bojonegoro dengan biaya sekitar Rp 30 Miliar dan telah memproduksi tiang pancang precast berdiameter 800 milimeter (mm) dan 1,000 mm dengan mutu beton K700 serta panjang 6-32 meter. Pabrik precast ditargetkan dapat berkontribusi pendapatan PTPP hingga Rp 20 Miliar per tahun.
PT Nippon Indosari Corpindo (ROTI) berencana menambah tiga pabrik di Balikpapan, Pekanbaru, dan Cikarang. Untuk membangun sebuah pabrik diperkirakan ROTI membutuhkan investasi sekitar Rp 70 Miliar maka pembangunan ketiga pabrik diperkirakan mencapai Rp 210 Miliar. Manajemen ROTI mengungkapkan posisi kas internal masih memungkinkan untuk ekspansi tersebut dan rencananya ketiga pabrik akan mulai dibangun pada awal tahun depan dengan target selesai pada 2H 2013 dan diperkirakan mulai berproduksi pada lebaran tahun 2013. Masing-masing pabrik baru akan memiliki dua lini produksi, yaitu lini roti tawar diperkirakan memproduksi 36,000 roti per hari dan roti manis mencapai 144,000 per hari.
PT Semen Gresik (SMGR) memproyeksikan peningkatan pertumbuhan produksi mencapai 18.2% atau mencapai 26 juta ton pada tahun 2013. Target tahun ini diperkirakan dapat mencapai 22 juta ton. Target pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan semen nasional. Sementara itu SMGR berencana membeli saham Semen Baturaja (SB) pada tahun 2013 setelah menggelar IPO.
(ang/ang)











































