Phillip Securities: Momentum Positif AS Angkat IHSG

Phillip Securities: Momentum Positif AS Angkat IHSG

Phillip Securities - detikFinance
Senin, 10 Des 2012 09:22 WIB
Jakarta - Indeks komposit saham-saham Indonesia menutup hari terakhir pekan ini (Jumat, 07/12/12) dengan penurunan tipis, di tengah penutupan yang mixed pada indeks-indeks bursa regional Asia yang mengikuti pergerakan moderat pada bursa-bursa AS di hari sebelumnya. IHSG turun 1.809 poin, atau 0.04%, ke 4,290.796, dengan empat dari 9 sektor utama melemah. Sektor industri dasar mengalami penurunan terbanyak, yaitu 1.01%, diikuti oleh sektor finansial terpangkas 0.73%, dan sektor aneka industri melemah 0.06%. Indeks LQ45 juga melemah tipis, yaitu sebesar 0.663 poin atau 0.09%, dan ditutup di 727.414. Indeks-indeks bursa regional Asia berakhir beragam pada perdagangan Jumat (07/12), menjelang dirilisnya data ketenagakerjaan AS untuk bulan November, yang akan memberikan indikasi terhadap kondisi ekonomi AS. Sebanyak 125 saham turun, 116 saham menguat, dan sisanya 228 stagnan pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 4.028 miliar lembar saham senilai Rp 3.867 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 461.123 miliar. Saham-saham yang termasuk top gainer Jumat antara lain Mandom Indonesia (TCID) naik 600 poin atau 6.06% ke Rp 10,500, Gudang Garam (GGRM) menguat 500 poin atau 0.91% menjadi Rp 55,300, Lippo Cikarang (LPCK) bertambah 350 poin atau 10.77% di Rp 3,600, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mencetak 300 poin atau 3.37% di Rp 9,200, dan Unilever Indonesia (UNVR) memperoleh 250 poin atau 0.96% di Rp 26,250. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) turun 650 poin atau 5.58% ke Rp 11,000, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) jatuh 600 poin atau 2.61% ke Rp 22,400, Indo Tambangraya Megah (ITMG) melemah 450 poin atau 1.13% di Rp 39,250, Mayora Indah (MYOR) kehilangan 250 poin atau 1.23% di Rp 20,050, dan Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) terpangkas 250 poin atau 3.05% di Rp 7,950.

Saham-saham AS membukukan kenaikan pada perdagangan Jumat (07/12), setelah dirilisnya laporan ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan kenaikan 81.09 poin, atau 0.6%, menjadi 13,155.13, dengan 24 dari 30 komponennya ditutup di zona positif. Saham-saham perbankan seperti J.P. Morgan Chase & Co. (JPM) dan Bank of America Corp. (BAC) memimpin kenaikan indeks Dow Jones. Indeks S&P 500 menguat 4.13 poin, atau 0.3%, menjadi 1,418.07, setelah sempat jatuh ke zona negatif sebelum dirilisnya data ketenagakerjaan AS. Jatuhnya saham Apple Inc. (AAPL) memberatkan indeks Nasdaq Composite, yang berakhir dengan penurunan 11.23 poin, atau 0.4%, dan ditutup di 2,978.04. Saham Apple Inc. (AAPL), yang merupakan komponen terbesar dalam Nasdaq Composite, jatuh 2.6% pada hari Jumat. Departemen ketenagakerjaan AS pada hari Jumat melaporkan jumlah penambahan pekerja di sektor non-pertanian AS sebesar 146,000 pekerja di bulan November, dan angka tingkat pengangguran turun menjadi 7.7%, dari sebelumnya 7.9%.

IHSG berpotensi menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif di bursa-bursa regional Asia setelah data ketenagakerjaan AS yang positif. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dalam rentang harga 4,259 – 4,314.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Recommendations:

Bullish Stocks:

JPFA - Buy ( S2: 5,750 , S1: 5,850 , R1: 6,050 , R2: 6,150 )
CPIN - Buy ( S2: 3,300 , S1: 3,325 , R1: 3,400 , R2: 3,450 )
MAPI - Buy ( S2: 6,850 , S1: 6,950 , R1: 7,150 , R2: 7,250 )
SMGR - Buy ( S2: 14,650 , S1: 14,750 , R1: 14,950 , R2: 15,050 )
TOWR - Buy ( S2: 6,850 , S1: 13,700 , R1: 13,700 , R2: 6,850 )

Bearish Stocks:

MASA - Sell ( S2: 325 , S1: 330 , R1: 340 , R2: 345 )
MBTO - Sell ( S2: 375 , S1: 375 , R1: 380 , R2: 385 )
MDRN - Sell ( S2: 720 , S1: 730 , R1: 750 , R2: 760 )
PBRX - Sell ( S2: 400 , S1: 405 , R1: 415 , R2: 420 )
PJAA - Sell ( S2: 830 , S1: 840 , R1: 860 , R2: 870 )

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads