Magnus Capital: IHSG Lanjut Menguat

Magnus Capital: IHSG Lanjut Menguat

Magnus Capital - detikFinance
Kamis, 13 Des 2012 09:32 WIB
Jakarta - Market Comment Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil melanjutkan penguatan . Indeks menguat 19.61 poin ke level 4337.52 dengan nilai transaksi mencapai Rp7.04 triliun dan asing membukukan net buy sebesar Rp 302.25 miliar. Indeks Dow Jones semalam ditutup turun -2.99 poin ke level 13245.45 dan Nasdaq ditutup turun -0.28% sedangkan indeks S&P ditutup naik 0.04%. Semalam The Fed mengumumkan akan melakukan pembelian senilai US$ 45 miliar menggantikan operation twist yang akan segera berakhir tahun ini. FOMC juga masih akan menahan tingkat suku bunga acuan dilevel yang rendah, yaitu 0-0.25% selama tingkat pengangguran masih diatas 6.5% . Saham-saham yang sempet menguat kembali melemah setelah Ben Bernanke memperingatkan bahwa politisi harus segera mengambil keputusan mengenai jurang fiskal karena akan mempengaruhi arah ekonomi AS tahun depan.

Indeks regional pagi ini dibuka mixed cenderung menguat, diperkirakan akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Secara teknikal, indeks diperkirakan akan melanjutkan penguatan pada kisaran 4300-4365. cermati saham ASII,UNTR.

SDRA: Perseroan dan PT Bank Woori Indonesia segera di merger. Rencana penggabungan usahan dua bank tersebut menunggu persetujuan Bank
Indonesia. MEDC: Perseroan menganggarkan capital expenditure sebesar US$ 360 juta pada 2013. Dana Capex akan dipakai untuk mengembangkan proyek
utama dan eksplorasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ELTY: Perseroan menyiapkan dana Rp 3 triliun untuk mengembangkan proyek properti pada 2013. Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan lebih dari 20%.

KKGI: Perseroan membidik kenaikan volume produksi batu bara sebesar 10% menjadi 4.7 juta ton pada 2013 dibandingkan proyeksi tahun 2012 sebanyak 4.3 juta ton.

HITS: Perseroan menyiapkan investasi US$ 120 juta atau setara Rp 1.14 triliun pada 2013. Dana digunakan untuk membiayai beberpa proyek tender pengangkutan tahun depan.

ISAT: Pereseroan mengkaji pelepasan 5% kepemilikan sahamny di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk sebagai alternatif mengurangi beban utang perseroan.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads