Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah

Mega Capital - detikFinance
Senin, 17 Des 2012 09:41 WIB
Jakarta - Data PMI China angkat Bursa Regional Sepekan. Mayoritas bursa regional menguat dalam sepekan terakhir dimana Nikkei naik +2.21%, Hangseng +1.87% dan Kospi +1.92%. Rilis data HSBC PMI yang naik pada level 50.9 tertinggi sejak 14 bulan terakhir menjadi faktor pendorong penguatan indeks. Disamping itu, dari sentimen eksternal beberapa data ekonomi Amerika seperti Jobless claim, Retail sales serta hasil FOMC Meeting juga menjadi katalis positif penguatan bursa. IHSG sendiri dalam sepekan hanya menguat +0.42% ditopang oleh penguatan saham-saham berbasis komoditas khususnya batu bara yang mengalami kenaikan. Sementara itu, tekanan saham-saham sektor konsumer yang didominasi UNVR akibat sentimen negatif biaya royalti menghambat penguatan IHSG lebih tinggi. Adapun untuk perdagangan jumat lalu IHSG melemah -0.26% pada level 4,308.86 dengan nilai transaksi diatas Rp4 triliun. Sektor-sektor yang mencatatkan penguatan diantaranya sektor konsumsi +2.3% dan manufaktur +1.1%. Sedangkan sekt or yang mengalami pelemahan adalah sektor infrastruktur -1.72% dan agriculture -1.2%.

Fiscal Cliff yang hampir mendekati deadlock tekan Bursa Amerika. Sepekan terakhir mayoritas bursa Wall Street mengalami tekanan akibat belum tercapainya kesepakatan anggaran yang hanya tersisa dua pekan sebelum awal tahun baru. Selama seminggu Dow jones melemah –0.15%, Nasdaq –0.23% dan juga S&P –0.32%. Pelemahan bursa Amerika tertahan oleh membaiknya data-data ekonomi yang positif selama sepekan terakhir. Mulai dari data Retail sales, Jobless claim dan Jumat kemarin data PMI Manufacturing flash menunjukkan perbaikan dimana naik pada level 54.2 dibanding sebelumnya 52.4. Disamping itu, Industrial production juga mengalami kenaikan mom 1.1% pasca recovery badai Sandy serta kenaikan permintaan komponen perakitan kendaraan. Untuk perdagangan Jumat kemarin Dow jones melemah –0.27%, Nasdaq –0.7% dan S&P –0.41%. Fokus utama pasar pada pekan ini masih seputar isu fiscal cliff dan data-data ekonomi yang akan dirilis Empire State Mfg survey, Hosuing Market Index, GDP, Jobless Claim, Existing Home Sales, Durable Goods Orders serta Consumer Spending.

Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range 4,285—4,325). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya berada di level 4,308, indeks juga sempat menguji support level di 4,285 namun tampak belum mampu untuk melewatinya. Pelemahan dimungkinkan masih akan mewarnai pergerakan indeks dan kembali menguji EMA 50 yang juga merupakan support level di 4,285. Stochastic yang berada di wilayah oversold mengindikasikan terjadinya golden cross. Namun jika indeks berbalik menguat kemungkinan dapat menguji resistance level 4,325. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads