Jakarta - IHSG kembali melakukan reli di pasar saham dengan bertahan di atas 4400. Indeks pada penutupan Jumat kemaren berhasil menguat 10.76 poin ke posisi 4410 dengan kenaikan 0.24%. Meskipun beberapa pasar saham Asia sudah mengalami profit taking, namun sepertinya hal tersebut belum berlaku di pasar modal Indonesia Jumat kemaren. Meskipun begitu pemodal sepertinya mulai waspada karena kenaikan indeks yang telah berlangsung beberapa hari berturut-turut rentan akan koreksi. Indeks Jumat kemaren juga bergerak cukup fluktuatif namun masih bisa bertahan oleh aksi saham-saham konstruksi dan infrastruktur yang membawa indeks menembus batas krusial. Indeks sektor konstruksi menguat 1.52% diikuti sektor infrastruktur dengan penguatan 0.69%, sementara itu indeks saham-saham konsumsi terjungkal -0.99%.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat mengikuti pergerakan bursa global. Namun demikian laju penguatan mulai tersendat seiring posisi indeks yang overbought serta keluar dari upperline Bollinger Bands sehingga sangat rentan akan terjadinya koreksi. Indeks akan menguji level 4400 dan bila gagal menuju ke level 4387. Saham unggulan dan saham lapis dua dalam kondisi uptrend. Kedua indikator baik indikator MACD maupun indikator Stochastic keduanya bergerak uptrend. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4380 hingga 4450.
(ang/ang)