Phillip Securitien: Wall Street Positif, IHSG Berpotensi Rebound

Phillip Securitien: Wall Street Positif, IHSG Berpotensi Rebound

Phillip Securities Indonesia - detikFinance
Jumat, 11 Jan 2013 09:08 WIB
Phillip Securitien: Wall Street Positif, IHSG Berpotensi Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup tajam pada perdagangan Kamis (10/01), seiring dengan melemahnya nilai tukar Rupiah yang dipicu oleh makin besarnya defisit transaksi berjalan dan defisit neraca dagang Indonesia. Indeks komposit saham-saham Indonesia tersebut jatuh 45.563 poin, atau 1.04%, dan ditutup di 4,317.365. Hanya dua dari 9 sektor utama IHSG yang mampu bertahan di zona positif pada perdagangan Kamis (10/01), yaitu sektor konstruksi (+0.01%) dan sektor infrastruktur (+0.08%). Sementara tujuh sektor lainnya mengalami penurunan, dengan sektor aneka industri jatuh 3.85%, sektor agrikultur turun 1.87%, dan sektor produk konsumen kehilangan 1.44%. Saham Astra International (ASII), yang merupakan komponen dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam IHSG, jatuh 350 poin atau 4.55% menjadi Rp 7,350. Indeks LQ45, yang mencatat pergerakan saham-saham blue-chip, tergerus 10.702 poin, atau 1.44%, di 733.906, dengan 27 dari 45 komponennya berakhir di zona negatif. Sementara di pasar regional Asia, indeks-indeks bursa regional justru menguat pada perdagangan Kamis, setelah dirilisnya data ekspor China yang naik melebihi perkiraan. Nilai surplus dagang China di bulan Desember tahun lalu secara tidak terduga melonjak menjadi USD 31.6 miliar, didukung oleh kenaikan ekspor sebesar 14.1%. Sebanyak 171 saham turun, 79 saham naik, dan sisanya 218 saham stagnan pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.578 miliar lembar saham senilai Rp 4.163 triliun berpindah tangan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 230.81 miliar. Saham-saham yang mengalami kenaikan terbanyak pada perdagangan Kamis (10/01) antara lain Fast Food Indonesia (FAST) naik 500 poin atau 4.17% ke Rp 12,500, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menguat 350 poin atau 2.22% di Rp 16,150, Bayan Resources (BYAN) mencetak 300 poin atau 3.26% di Rp 9,500, XL Axiata (EXCL) memperoleh 200 poin atau 3.67% di Rp 5,650, dan Bank Ekonomi Raharja (BAEK) bertambah 150 poin atau 15.00% di Rp 1,150. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya Multi Bintang Indonesia (MLBI) jatuh 10,000 poin atau 1.33% ke Rp 740,000, Gudang Garam (GGRM) melemah 1,150 poin atau 2.13% menjadi Rp 52,850, Indo Tambangraya Megah (ITMG) kehilangan 1,150 poin atau 2.76% di Rp 40,550, Astra Agro Lestari (AALI) terpangkas 650 poin atau 3.22% di Rp 19,550, dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun 600 poin atau 2.74% di Rp 21,300.

Sebagian besar saham-saham AS menguat pada perdagangan Kamis (11/01), setelah dirilisnya data ekspor China yang lebih baik dari perkiraan. Selain itu, komentar presiden bank sentral Eropa (ECB) Mario Draghi yang mengatakan bahwa ekonomi Eropa akan mengalami rebound tahun ini juga turut mengangkat sentimen pasar. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir dengan kenaikan 80.71 poin, atau 0.6%, di 13,471.22. Saham Bank of America Corp. (BAC) memimpin kenaikan yang termasuk 25 dari 30 komponen Dow. Indeks S&P 500 bertambah 11.10 poin, atau 0.8%, dan ditutup di 1,472.12, dengan sektor finansial naik paling banyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 15.95 poin, atau 0.5%, di 3,121.76. Saham Apple Inc. (AAPL) naik 1.2% setelah laporan dari Wall Street Journal yang mengatakan CEO Apple Inc., Tim Cook, baru-baru ini bertemu dengan pihak China Mobile, sehingga memicu spekulasi bahwa China Mobile kemungkinan akan mendistribusikan iPhone.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat hari ini, setelah penutupan yang positif di bursa AS yang dipicu oleh data neraca dagang China yang lebih baik dari perkiraan. Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan dengan support dan resistance masing-masing di 4,253 dan 4.410 hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

Bullish Stocks:

ITMG - Buy ( S2: 39,500 , S1: 40,050 , R1: 41,600 , R2: 42,600 )

KIJA - Buy ( S2: 210 , S1: 220 , R1: 235 , R2: 240 )

TRAM - Buy ( S2: 1,150 , S1: 1,170 , R1: 1,200 , R2: 1,210 )

BUDI - Buy ( S2: 115 , S1: 120 , R1: 120 , R2: 120 )

TPIA - Buy ( S2: 3,000 , S1: 3,025 , R1: 3,050 , R2: 3,050 )

 

Bearish Stocks:

FASW - Sell ( S2: 2,550 , S1: 2,550 , R1: 2,550 , R2: 2,550 )

INKP - Sell ( S2: 690 , S1: 710 , R1: 730 , R2: 730 )

PBRX - Sell ( S2: 400 , S1: 405 , R1: 410 , R2: 410 )

CTRS - Sell ( S2: 2,150 , S1: 2,200 , R1: 2,275 , R2: 2,300 )

BNII - Sell ( S2: 395 , S1: 400 , R1: 405 , R2: 405 )

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads