OSO Securities: IHSG Berpotensi Melemah Terbatas

OSO Securities: IHSG Berpotensi Melemah Terbatas

OSO Securities - detikFinance
Rabu, 23 Jan 2013 08:20 WIB
OSO Securities: IHSG Berpotensi Melemah Terbatas
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (22/01) IHSG kembali mengalami koreksi dan ditutup di level 4,416.54 atau turun 0,52%. Minimnya sentimen membawa IHSG ke zona merah untuk hari yang kedua. Pasar merespon negatif hasil pertemuan BoJ yang meningkatkan target inflasi menjadi 2% dari sebelumnya 1%. BoJ juga mengeluarkan kebijakan pembelian obligasi dalam jumlah yang tak terbatas. Sementara itu rilisnya data seperti BoJ yang menetapkan suku bunga level 0,10% dan Unemployment Rate Taiwan yang turun ke level 4,22% tidak mampu mendorong IHSG ke zona hijau. Pelemahan ini dipimpin oleh sektor pertambangan yang turun sebesar 1,84%. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp161 miliar.

Pasca libur untuk memperingatkan hari Martin Luther King pada perdagangan semalam (22/01) bursa AS ditutup menguat. Indeks DJIA mengalami penguatan sebesar 62,51 poin atau +0,46% ke level 13,712.21, indeks Nasdaq menguat sebesar 8,47 poin atau +0,27% ke level 3,143.18, indeks S&P menguat sebesar 6,58 poin atau +0,44% ke level 1,492.56. Ditengah rilisnya data Existing Home Sales bulan Desember yang turun 1% menjadi 4,94 juta unit Dow Jones mengalami kenaikan didorong oleh sentimen positif dari beberapa laporan kinerja emiten yang meningkat dan harapan mengenai debt ceiling yang diperkirakan akan mencapai kesepakatan.

Pada perdagangan hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas seiring dengan kenaikan Dow Jones serta sentimen laporan keuangan emiten FY 2012 yang di perkirakan positif. Secara teknikal, IHSG membentuk pola two black crow. IHSG tertahan di support pada level 4400 walaupun jika dilihat dari indikator +DI, IHSG bergerak melemah, MACD dan stochastic juga menunjukkan potensi bagi IHSG untuk melemah terbatas. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 4379-4463 resistance.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads