First Asia Capital: IHSG Tunggu Data Inflasi

First Asia Capital: IHSG Tunggu Data Inflasi

- detikFinance
Jumat, 01 Feb 2013 08:22 WIB
First Asia Capital: IHSG Tunggu Data Inflasi
Jakarta - Perdagangan saham kemarin berlangsung kurang bergairah di tengah minimnya insentif positif dan kondisi bursa global dan kawasan yang dilanda aksi ambil untung. IHSG ditutup flat naik tidak sampai satu poin di 4453,703. Namun arus dana asing masih deras mengalir ke pasar keuangan Indonesia. Kemarin nilai pembelian bersih asing mencapai Rp.457 miliar. Perdagangan akhir Januari kemarin ditandai dengan penguatan di sejumlah saham Grup Bakrie menjelang tutup sesi dua.

Memasuki perdagangan awal Februari ini, pelaku pasar diperkirakan cenderung melakukan aksi ambil untung menyusul minimnya insentif positif di pasar dan harga sejumlah saham yang relatif tinggi secara teknis. Investor akan mencermati data inflasi Januari yang diperkirakan akan lebih tinggi mencapai 1,1%.

Pada perkembangan lainnya, indeks saham utama di Wall Street tadi malam ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street ditutup terkoreksi masing-masing 0,36% dan 0,26% di 13860,58 dan 1498,11. Koreksi ini lebih pada aksi ambil untung lanjutan merespon sejumlah data ekonomi yang keluar dan rilis laba emiten yang mengecewakan. Pelaku pasar sedikit pesimis dengan proses pemulihan ekonomi AS. Setelah rilis pertumbuhan ekonomi AS 4Q12 turun 0,1%, tadi malam pasar bereaksi negatif keluarnya angka jobless claims pekan kemarin yang meningkat 38 ribu menjadi 368 ribu. Angka ini di atas perkiraan pasar sebelumnya sebesar 362 ribu. Hari ini pasar Asia akan mencermati angka indeks manufaktur China yang diperkirakan naik menjadi 51,1 dari bulan sebelumnya 50,6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan hari ini IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan terkoreksi merespon data inflasi yang keluar. IHSG akan bergerak di support 4415 dan resisten di 4470.

IHSG : S1 4435 S2 4415 R1 4470 R2 4485



Saham Pilihan

UNTR 19300-20200 BoW, SL 19100

ADRO 1610-1680 BoW, SL 1590

CPIN 3775-4000 TB, SL 3700

BBNI 3875-4000 SoS, SL 3825

UNVR 21300-23000 TB, SL 21100

BIPI 147-163 BoW, SL 146

BRAU 220-245 TB, SL 215

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads